Ada Kasus Korupsi di Dinas Pertanian Gowa, Polisi Diminta Profesional

36
IST

GOWA, SULSELSATU.com – Puluhan mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Center Information Publik (CIP) melakukan aksi unjuk rasa di depan Polres Gowa, Jumat (26/1/2017) siang.

Jenderal lapanggan aksi Agung Purba Latowu mengatakan, aksi tersebut merupakan bentuk keprihatinan terhadap upaya penegakan hukum di Gowa bersejarah.

“Kami mempernyatakan dua kasus pelanggaran hukum yang nyata terjadi, tapi tidak terlihat keseriusan polisi untuk mengungkap perkara ini,” ujarnya.

Dua kasus tersebut adalah pengelolaan dana bantuan peningkatan produksi dan optimalisasi luas lahan penananam kedelai. Menurut Agung, berdasarkan dengan hasil audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), terdapat indikasi kerugian negara pada perkara ini sebesar Rp3 miliar.

“Tapi, polisi baru menyentuh orang-orang di bawah. Aktor intelektual pada perkara ini belum disentuh. Kasus ini leading sector nya ada pada Dinas Pertanian Kabupaten Gowa,” tegasnya.

Kasus lain yang menjadi perhatian CIP adalah penanganan kasus tangkap tangan oknum PNS yang bertugas di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Gowa yang melakukan pungutan liar di kawasan wisata lesehan Bili-bili.

“Tapi, kasus ini tidak jelas. Bahkan oknum PNS yang terkena operasi diduga dibebaskan. Ini secara nyata melawan instruksi Presiden yang ingin seluruh pihak, utamanya kepolisian berperan aktif untuk memberantas pungli di Indonesia,” pungkasnya.

(idr)

Ada Kasus Korupsi di Dinas Pertanian Gowa, Polisi Diminta Profesional 1

Rekomendasi Berita

Baca Juga