Kader Potensial Tolak Maju di Pilgub Sulel, PKS Incar Figur Eksternal

22
Bendahara PKS Sulsel Ariady Arsal/Int

MAKASSAR – Partai Keadilan Sejahterah (PKS) Sulawesi Selatan (Sulsel) mengisyaratkat tidak ada mengusung figur internal dan lebih memilih mencari figur eksternal di Pilgub Sulsel 2018 mendatang.

Bendahara Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Sulsel Ariady Arsal mengaku PKS Sulsel sebenarnya menyiapkan dua kader untuk didorong maju di Pilgub Sulsel. Hanya saja, dua tokoh yang digadang-gadang tersebut yakni Tamsil Linrung dan Akmal Pasluddin menolak untuk maju bertarung di Pilgub Sulsel.

“Pak Akmal sudah menegaskan untuk fokus di DPR RI, begitu juga dengan Pak Tamsil Linrung yang menolak untuk maju di Pilgub Sulsel,” ungkapnya saat ditemui di kantor DPRD Sulsel, Senin 13 Februari 2017.

Dengan tidak adanya figur internal potensial untuk di dorong maju di Pilgub Sulsel, membuat PKS Sulsel mulai mengincar figur eksternal. Apalagi sejumlah nama bakal calon Gubernur Sulsel seperti Agus Arifin Nu’mang, Ichsan Yasin Limpo, Nurdin Abdullah, Burhanuddin Andi, dan Rivai Ras sudah membangun komunikasi dengan PKS Sulsel.

Sekretaris Komisi D Bidang Pembangunan DPRD Sulsel ini menambahkan, partai akan mulai melakukan penjaringan bakal calon Gubernur Sulsel setelah proses Pilkada serentak 2017 berakhir.

“Apalagi tahapan Pilgub sudah akan dimulai pada Agustus nanti,” sebutnya.

Dengan kekuatan 6 kursi di DPRD Sulsel, bisa dipastikan PKS Sulsel akan menjadi incaran bakal calon Gubernur Sulsel yang ingin membangun koalisi untuk maju di Pilgub Sulsel.

“Soal siapa yang akan diusung, kita serahkan ke DPP. Yang pasti kami akan mengusung calon yang memiliki elektabilitas serta kontribusinya terhadap PKS,” pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Baca Juga