Pembunuh Kim Jong Nam, Polri Ingin Pastikan Siti Aisyah WNI Atau Bukan

69
Kabagpenum Mabes Polri, Kombes Martinus Sitompul/INILAH.com

JAKARTA – Kasus pembunuhan yang menimpa saudara tiri Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong Un, Kim Jong Nam di Kuala Lumpur Malaysia yang diduga melibatkan Warga Negara Indonesia (WNI) bernama Siti Aisyah membuat Polri terus bergerak dan berkomunikasi dengan Polisi Diraja Malaysia.

Polri masih ingin memastikan status Siti Aisyah, apakah WNI atau bukan. “Bagi kami polisi untuk lakukan identifikasi apakah warga Indonesia atau bukan kami ingin dapatkan identitas yang lengkap baik paspor maupun KTP,” kata Kabagpenum Mabes Polri, Kombes Martinus Sitompul, Jumat 17 Februari 2017.

Martinus menambahkan, Polri saat ini tengah menunggu otoritas Malaysia untuk bertemu Aisyah.

“Polri di Malaysia, mengajukan untuk bertemu dengan dugaan yang saat ini diperiksa. Tapi otoritas belum diizinkan karena masih pemeriksaan 7×24 jam oleh polisi di sana. Kita berupaya dapatkan data valid dari yang bersangkutan,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepolisian Kerajaan Malaysia menemukan wanita berpaspor WNI yang diduga terlibat pembunuhan Kakak Kim, Kim Jong Nam. WNI tersebut disebutkan bernama Siti Aishah. Polisi Malaysia juga menyebut WNI itu berasal dari Serang, Banten.

Sumber : INILAH.com

Rekomendasi Berita

Baca Juga