PILGUB DKI JAKARTA : Ini Alasan Bawaslu Rekomendasikan Pemungutan Ulang di Dua TPS

59
Ketua Bawaslu DKI Jakarta Mimah Susanti/INILAH.com

JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta harus melakukan pemungutan suara ulang di dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) yakni TPS 01 Utan Panjang Jakarta Pusat dan TPS 29 Kalibata Jakarta Selatan setelah adanya rekomendasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta.

Alasan dikeluarkannya rekomendasi Bawaslu DKI Jakarta, dikarenakan dua TPS tersebut ditemukan pelanggaran Undang-undang (UU) nomor 1 tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota.

“Pemungutan suara ulang dilakukan karena kedua TPS tersebut terbukti melanggar Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota,” jelas Ketua Bawaslu DKI Jakarta Mimah Susanti, Minggu 19 Februari 2017.

Ia memaparkan, TPS 01 Utan Panjang melanggar Pasal 112 Ayat 2 huruf d. Sedangkan, TPS Kalibata melanggar Pasal 112 Ayat 2 huruf e.

PILGUB DKI JAKARTA : Ini Alasan Bawaslu Rekomendasikan Pemungutan Ulang di Dua TPS 1

Sementara itu, Komisioner Bawaslu DKI Muhammad Jufri mengatakan ditemukan pelanggaran berupa penggunaan surat C6 orang lain oleh dua orang pemilih, yaitu sepasang suami istri.

“Setelah pencoblosan ditemukan bahwa pemilih ini menggunakan hak pilih orang lain lebih dari satu orang. Di TPS 29 Kalibata ditemukan pelanggaran berupa pemilih mencoblos sebanyak dua kali. Oleh karena itu, harus dilakukan pemungutan suara ulang dan kita akan perketat lagi pengawasan,” jelasnya.

Adapun hingga saat ini, lanjut Jufri, pihaknya belum menemukan adanya dugaan pelanggaran pada pelaksanaan Pilgub DKI kemarin di TPS lainnya.

SUMBER :INILAH.com

PILGUB DKI JAKARTA : Ini Alasan Bawaslu Rekomendasikan Pemungutan Ulang di Dua TPS 2

Rekomendasi Berita

Baca Juga