Sidang Korupsi Sekda Sinjai, Saksi : Mulawangsa Masih Terima Gaji Sampai November 2016

79
Suasana sidang korupsi yang menyeret nama Sekda Sinjai Andi Tayyeb Mappassere di Pengadilan Tipikor Makassar, Senin 20 Februari 2017/Ihwan Fajar

MAKASSAR – Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Makassar kembali menyidangkan kasus korupsi pembayaran gaji PNS lingkup Pemkab Sinjai yang sudah berstatus terpidana yang menyeret nama Sekretaris Daerah (Sekda) Sinjai Andi Tayyeb Mappassere.

Agenda sidang kali ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan dua saksi yakni Pembuat Daftar Gaji Pegawai Dinas ESDM Sinjai Mustaqim dan Bendahara Pengeluaran Dinas ESDM Sinjai Nur Wianti Ode.

Dalam keterangannya sebagai saksi, Mustakim menjelaskan saat dirina menjabat sebagai Pembuat Daftar Gaji Pegawai lingkup Dinas ESDM Sinjai, mengaku mengetahui jika mantan Kepala Dinas ESDM Sinjai Andi Mulawangsa tetap menerima gaji meski pada saat itu menjalani hukuman penjara akibat kasus yang menderanya. Meski mengakui mengetahui Andi Mulawangsa sedang menjalani hukumannya, tetapi tetap menerima gaji dari Setkab Sinjai.

“Gaji Mulawangsa tetap dibayarkan karena masih tercata dalam DPA di Dinas ESDM. Dinas baru hentikan pembayaran gajinya pada November 2016 setelah adanya pemeriksaan masalah ini. Dan juga ada perintah secara tertulis dari pengguna anggaran dalam hal ini Kepala Dinas ESDM Sinjai Pak Arifuddin,” paparnya dalam persidangan yang digelar di ruang AP Pettarani kantor Pengadilan Tipikor Makassar, Senin 20 Februari 2017.

Sidang Korupsi Sekda Sinjai, Saksi : Mulawangsa Masih Terima Gaji Sampai November 2016 1

Ia pun mengaku usai Mulawangsa di mutasi ke Setda Sinjai, dirinya tidak mengetahui apakah juga menerima gaji di Setda Sinjai atau tidak. Ia mengungkapkan, selama masih terdaftar di Dinas ESDM Sinjai, Mulawangsa menerima gaji Rp 5,3 juta per bulan.

Hal senada disampaikan Bendahara Pengeluaran Dinas ESDM Sinjai Nur Wianti. Ia menjelaskan tugasnya sebagai Bendahara pengeluaran adalah membuat dan menyetujui Amprah Gaji pegawai Dinas ESDM Sinjai, termasuk gaji mantan Kepala ESDM Sinjai Andi Mulawangsa yang pada saat itu sudah dimutasi di Setda Sinjai.

” Gaji pak Mulawangsa tetap dibayarkan karena tidak ada surat pemberhentian pembayaran. Apalagi sudah masuk dalam DPA Dinas,” sebutnya.

Perintah penghentian gaji kepada Mulawangsa terjadi saat November 2016 setelah adanya perintah dari Kepala Dinas ESDM Sinjai Arifuddin.

“Pada Desember 2016, pak Mulawangsa sudah tidak lagi menerima gaji dari Dinas ESDM,” pungkasnya.

Sidang Korupsi Sekda Sinjai, Saksi : Mulawangsa Masih Terima Gaji Sampai November 2016 2

Rekomendasi Berita

Baca Juga