Bupati Pangkep Dipanggil Kejati Sulselbar, Ada Apa?

516
Mantan Kepala Kejati Sulselbar Hidayatulah/SULSELSATU.com

MAKASSAR – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar terus menelusuri dan membongkar kasus korupsi Alat Kesehatan (Alkes) Pangkep. Kali ini, Kejati Sulselbar memanggil Bupati Pangkep Syamsuddin A Hamid sebagai saksi untuk menjelaskan kasus korupsi Alkes yang saat ini sudah ada 1 orang yakni Susanto Cahyadi sebagai tersangka.

Kepala Kejati Sulselbar, Hidayatullah membenarkan pihaknya memanggil Bupati Pangkep Syamsuddin A Hamid untuk menjadi saksi terkait korupsi pengadaan Alkes.

“Iya, kami panggil pak Bupati (Pangkep) untuk diperiksa. Saya himbau pak Bupati untuk hadiri pemanggilan ini untuk memberikan tauladan kepada masyarakat agar taat hukum,” ungkapnya kepada awak media yang menemuinya usai acara pisah sambut di Baruga Adhyaksa kantor Kejati Sulselbar, Selasa 21 Februari 2017.

Hidayatullah yang sebentar lagi menjadi Inspektur 1 Jaksa Muda Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Kejagung RI ini, menjelaskan pemanggilan terhadap Bupati Pangkep Syamsuddin A Hamid karena adanya keterkaitan dalam kasus korupsi Alkes Pangkep.

“Pastinya ada keterkaitan. Dia kan selaku kepala daerah, sehingga tahu persis dalam penganggarannya. Tidak mungkin tidak tahu,” tegasnya.

Ia menambahkan dalam penganggaran program di Pemkab Pangkep, Bupati Pangkep pasti mendapatkan laporan anggaran masing-masing SKPD dari bawahannnya yang telah di setujui sebelumnya.

Sebelumnya, adik Bupati Pangkep Syamsuddin A Hamid, Syamsul A Hamid telah dipanggil oleh Kejati Sulselbar. Hanya saja, Syamsu Hamid mangkir dari panggilan Kejati Sulselbar.

Bupati Pangkep Dipanggil Kejati Sulselbar, Ada Apa? 1

Rekomendasi Berita

Baca Juga