Menanti Sentuhan Tangan Dingin Mantan Calon Komisioner KPK Dalam Pemberantasan Korupsi di Sulsel

188
Wakajati Sulselbar Ade Adhyaksa saat menyambut Kejati Sulselbar baru Jan S Maringka dan istri di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar/IST

MAKASSAR – Tampuk kepemimpinan di korps Adhyaksa berubah, Kejaksaan Agung (Kejagung) RI menunjuk Jan S Maringka sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar menggantikan Hidayatullah.

Hidayatullah yang telah menjabat sebagai Kejati Sulselbar selama 1 tahun 2 bulan itu, ditarik ke Kejagung RI untuk mengisi jabatan sebagai Inspektur 1 Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas).

Tepat hari ini, Jumat 24 Februari 2017, Jan S Maringka resmi mulai berkantor sebagai Kejati Sulselbar. Kedatangan Jan S Maringka sebagai Kejati Sulselbar sudah sangat dinantikan oleh pegawai lingkup Kejati Sulselbar dan masyarakat penggerak anti korupsi.

Kehadiran Jan S Maringka sebagai Kejati Sulselbar ditunggu-tunggu untuk melihat sentungan tangan dinginnya dalam pemberantasan korupsi di Sulsel. Apalagi, jika melihat track record Jan S Maringka pernah menjadi calon komisioner lembaga anti rasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada tahun 2011 lalu.

Selain itu, Jan S Maringka juga pernah mencatatkan prestasi dengan menyita aset-aset milik tersangka korupsi bos Bank Harapan Sentosa, Hendra Rahardja yang ada di Hongkong.

Dengan sejumlah catatan tersebut, sejumlah lembaga penggiat anti korupsi berharap Jan S Maringka bisa menuntaskan kasus-kasus korupsi yang ditinggalkan oleh Hidayatullah.

Apalagi tercatat ada beberapa korupsi yang saat ini sedang ditangani Kejati Sulselbar diantara kasus korupsi pembebasan lahan Bandara Sultan Hasanuddin, penjualan lahan negara di Desa Laikang Kecamatan Mangarabombang Takalar, korupsi Alat Kesehatan (Alkes) Pangkep, sewa lahan negara di Kelurahan Buloa Kecamatan Tallo Makassar, korupsi PKBM Sulbar.

Menanti Sentuhan Tangan Dingin Mantan Calon Komisioner KPK Dalam Pemberantasan Korupsi di Sulsel 1

Rekomendasi Berita

Baca Juga