Didepan Kepala SMA/SMK, None Minta Guru Berhenti Bicarakan Pilkada Takalar

153
Kepala Disdik Sulsel Irman Yasin Limpo (tengah) saat menjelaskan rencana Pemprov Sulsel yang akan membangun rumah bagi guru beberapa waktu lalu/SULSELSATU.com

TAKALAR – Pilkada Takalar telah usai, pasangan calon (paslon) nomor urut 2 Syamsari Kitta-H Achmad Dg Se’re (SK-HD) resmi ditetapkan sebagai peraih suara tertinggi berdasarkan rapat pelno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Takalar.

Meski Pilkada Takalar dipastikan akan berlanjut di Mahkamah Konstitusi (MK), Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel Irman Yasin Limpo menyampaikan kepada seluruh guru tingkat menengah atas untuk berhenti membicarakan soal Pilkada Takalar.

None sapaan akrab Irman Yasin Limpo mengatakan sebagai Kepala Dinas yang bertanggung jawab secara hierarki terhadap SMA/SMK Irman mengaku penting menyampaikan hal tersebut.

Ia mengaku gelisah beberapa Minggu terakhir ini, terutama jelang pelaksanaan Pilkada Takalar. Ia mengaku menerima banyak surat aduan mengenai guru dan Kepala SMA/SMK yang ikut politik praktis.

Didepan Kepala SMA/SMK, None Minta Guru Berhenti Bicarakan Pilkada Takalar 1

“Saya minta yah, setelah pilkada ini selesai. Penetapan. Berhenti urusi Pilkada Takalar. Fokus di tugas di sekolah. Yang dulu jadi tim sukses berhenti. Saatnya membawa anak-anak kita sukses di ujian nanti,” kata None.

Penyampaian itu dilakukan None saat menggelar pertemuan perdana dengan para kepala sekolah tingkat SMA/SMK sejak beralih menjadi kewenangan pemerintah provinsi.
Pertemuan yang dilangsungkan di Gedung PGRI Takalar itu selain dihadiri para Kasek dan perwakilan guru tiap sekolah, juga dihadiri pengawas dari pimpinan UPTD Wilayah Takalar Dinas Pendidikan Sulsel.

Ari Maryadi

Didepan Kepala SMA/SMK, None Minta Guru Berhenti Bicarakan Pilkada Takalar 2

Rekomendasi Berita

Baca Juga