None Minta Seluruh SMK Harus Siap Laksanakan UNBK

44
Kepala Disdik Sulsel Irman Yasin Limpo (tengah) saat menjelaskan rencana Pemprov Sulsel yang akan membangun rumah bagi guru beberapa waktu lalu/SULSELSATU.com

MAKASSAR – Menjelang pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Sulsel Irman Yasin Limpo meminta kepada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Sulsel wajib menggelar UNBK.

None sapaan akrab Irman Yasin Limpo memaparkan setidaknya ada 300 SMK, baik negeri maupun swasta yang tersebar di Sulsel. ” Untuk SMK harus 100 persen siap melaksanakan UNBK,” ujarnya kepada SULSELSATU.com.

Hal berbeda untuk Sekolah Menengah Atas (SMA) yang dimana adik kandung Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo itu hanya menargetkan 50 persen bisa melaksanakan UNBK. Menurutnya, perbedaan antara SMA dan SMK adalah pada sistem pendidikan yang dimana SMA berbasis pengajaran sementara SMK ditekankan pada praktek.

“SMA belum seluruhnya karena masih ada persiapan persiapan yang harus dilakukan terutama di daerah pedalaman, beda dengan SMK yang memang pada praktek dan kerja yang mengharuskan berbasis komputer,” sebutnya.

Untuk kesiapan UNBK tersebut, Kadisdik mengaku telah siap dengan hal itu dimulai dari sarana dan prasarananya, dengan melakukan try out dan simulasi ke seluruh sekolah dan semua telah di uji cobakan.

“Ada kendala seperti jaringan namun semuanya sudah kami antisipasi dengan membuatkan manualnya,” terangnya.

Ari Maryadi

Rekomendasi Berita

Baca Juga