KORUPSI ALKES PANGKEP : Kejati Sulselbar Fokus Pengembalian Kerugian Negara

128
Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulselbar, Salahuddin

MAKASSAR – Pasca dialihkannya tersangka kasus korupsi Alat Kesehatan (Alkes) Pangkep Susanto Cahyadi dari status tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Gunung Sari Makassar menjadi tahanan kota setelah mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 6 miliar.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Sulselbar Salahuddin menjelaskan pengalihan status Susanto Cahyadi dari tahanan Lapas Gunung Sari menjadi tahanan kota dikarenakan, tersangka mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 6 miliar.

“Prioritas Kejati dalam penindakan kasus korupsi adalah bagaimana jaksa bisa berperan mengembalikan kerugian negara. Tersangka sudah mengembalikan kerugian negara,” sebutnya kepada SULSELSATU.com, Senin 27 Februari 2017.

Meski demikian, tegasnya, kasus korupsi yang menjerat tersangka tidak menghapus tindak pidananya.

“Sesuai dengan pasal 4 undang-undang Tindak pidana pidana korupsi, pengembalian kerugian negara tidak menghapus pertanggung jawaban pidana. Artinya meski sudah dikembalikan dan meski ada penagguhan penahanan, pemeriksaan terhadap tersangka akan tetap dilakukan,”pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Susanto Cahyadi dialihkan status penahanannya dari tahanan Lapas Gunung Sari Makassar menjadi tahanan kota, setelah istri tersangka mengembalikan uang negara yang menjadi kerugian dalam proyek pengadaan Alkes Pangkep sebesar Rp 6 miliar.

Munawir

KORUPSI ALKES PANGKEP : Kejati Sulselbar Fokus Pengembalian Kerugian Negara 1

Rekomendasi Berita

Baca Juga