16 Maret, Sidang Perdana Gugatan Sengketa Pilkada Serentak

47
Jubir Mahkamah Konstitusi (MK) Fajar Laksono/IST

JAKARTA – Proses pelaksanaan Pilkada Serentak 2017 telah usai, meski ada beberapa daerah harus melalui dua putaran seperti di Pilgub DKI Jakarta. Tetapi juga ada proses Pilkada yang berujung di Mahkamah Konstitusi (MK).

Juru bicara MK Fajar Laksono mengungkapkan dari 101 Pilkada Serentak 2017, setidaknya ada 43 permohonan gugatan, termasuk sengketa Pilkada Takalar. Ia mengungkapkan untuk jadwal sidang gugatan akan dimulai 16 Maret nanti. ” Tanggal 16 sampai 20 Maret jadwal sidang gugatan sengketa Pilkada yang masuk di MK,” ungkapnya.

Ia meningatkan kepada para penggugat harus mengikuti undang-undang (UU) yang berlaku di Indonesia.

“Pada intinya yang penting, yang jelas adalah permohonan ini ya sesuai yang dimasukkan ke undang-undang, jadi soal penetapan perolehan suara. Jadi dalil-dalil yang di sampaikan permohonan itu ada mengungkapkan apakah benar terjadi kesalahan-kesalahan di sana,” ujar Fajar, Rabu 1 Maret 2017 yang dikutip dari INILAH.com.

Fajar menamabahkan, dalam permohonan-permohonan tersebut harus disertai alat bukti yang ada.

“Alat bukti itu bisa bersifat tertulis atau rekaman atau mungkin juga dengan saksi minimal pemohon harus mengajukan itu,” ucapnya.

16 Maret, Sidang Perdana Gugatan Sengketa Pilkada Serentak 1

Rekomendasi Berita

Baca Juga