Tim Pemenangan Bur-Nojeng serahkan Bukti Kecurangan ke Bawaslu

161
Ketua tim pemenangan Bur-Nojeng saat menyerahkan bukti-bukti bentuk kecurangan di Pilkada Takalar ke Bawaslu Sulsel, Kamis 2 Maret 2017/Ramdhan Akbar

MAKASSAR – Tim Pemenangan Pasangan calon nomor Urut satu Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Takalar, Burhanuddin Baharuddin-Natsir Ibrahim (Bur-Nojeng) melaporkan hasil temuan terkait dugaan kecurangan yang terjadi saat pencoblosan 15 Februari lalu, kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel, Kamis, 2 Maret 2017.

Diketahui berdasarkan hasil penetapan rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Takalar, Pasangan Bur-Nojeng selaku petahana kalah bersaing dengan pasangan nomor urut dua Syamsari Kitta – Achmad Dg Se’re (SK-HD).

Ketua Tim Managemen Bur-Nojeng, Fachruddin Rangga menilai, Pilkada Takalar sarat dengan kecurangan yang dilakukan oleh penyelenggara pemilu, mulai dari temuan pemilih fiktif yang berjumlah 5.486 pemilih yang tidak melalui falidasi data di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

“Seorang petahana dicurangi di pemerintahannya sendiri, ini jarang terjadi di indonesia. Mohon Bawaslu apa yang menjadi laporan kami bisa direspon,” Kata Fachruddin Rangga, di kantor Bawaslu Sulsel, Jalan Pettarani Makassar, Kamis 2 Februari 2017.

Tak hanya itu, Rangga sapaan Fachruddin Rangga juga mempertanyakan terkait pemusnahan sisa surat suara yang tidak terpakai dan surat suara cadangan. menurut Rangga hingga saat ini belum ada surat penyampaian terkait pemusnahan tersebut.

“Ada banyak kejanggalan yang terjadi, surat suara cadangan tidak ada berita acaranya, begitupun saat pemusnahan kami tidak menerima surat sama sekali,” tambahnya.

Akbar

Rekomendasi Berita

Baca Juga