JPU Hadirkan Dua Saksi di Sidang Kasus Korupsi Sekda Sinjai

14
Kasus Korupsi, Sekda Sinjai, Kabupaten Sinjai, Makassar, Sekertaris DPRD, Tayyeb Mappasere, Tayyeb Mappasere, Muh. Dahlan, Mappagessa, Sulsel
Mantan Sekda Sinjai, Tayyeb Mappasere. (INT)

SULSELSATU.com, MAKASSAR– Dua saksi dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang lanjutan kasus pembayaran gaji bagi PNS dengan terdakwa oleh Sekda Sinjai, Tayyeb Mappasere di Pengadilan Negeri Makassar, Senin (6/3/2017). Keduanya yakni, Muh. Dahlan dan Mappagessa.

Dahlan merupakan adalah mantan Sekertaris DPRD Sinjai pada tahun 2007. Dahlan mengakui tetap menerima gaji selama mendekap di Rumah Tahanan (RUTAN) Sinjai. Padahal, dalam UU aparatur negara menjelaskan bahwa PNS yang tersangkut kasus korupsi tidak diperbolehkan menerıma gaji.

“Istri saya yang pegang rekening gaji saya dan istri saya bilang gaji saya tetap masuk, full,” kata Dahlan dalam kesaksiannya.

Lanjut dıa, terdakwa selaku atasan Dahlan tahu kalau dia sedang menjalani masa hukuman atas kasus yang menimpanya saat itu.

JPU Hadirkan Dua Saksi di Sidang Kasus Korupsi Sekda Sinjai 1

Mappagessa sebagaı saksi kedua mengatakan, bahwa prosedur pencairan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) yaknı SPP LS gaji harus ditandatangani oleh Sekda dan disetujuı oleh BKD.

“BKD menyetujui SPP LS gaji kalau ditandatangani oleh Sekda” kata Mappagessa.

Sebelumnya Sekda Sinjai didakwa membayarkan gaji kepada pegawai yang sudah berstatus terpidana sejak 2009 sampaı 2016.

Munawir

JPU Hadirkan Dua Saksi di Sidang Kasus Korupsi Sekda Sinjai 2

Rekomendasi Berita

Baca Juga