Begini Cara Penentuan Mutasi Kepsek se-Sulsel

24
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Irman Yasin Limpo. (SULSELSATU/HABIB RAHDAR)

SULSELSATU.com, MAKASSAR– Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan bakal melakukan mutasi kepala sekolah di seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Irman Yasin Limpo saat ditemui di kantornya, Jalan Perintis Kemerdekaan, Senin (6/3/2017).

Irman menjelaskan, ada dua alternatif cara yang bisa ditempuh untuk menentukan mutasi Kepsek nantinya. Yakni, melalui mekanisme lelang jabatan ataupun penunjukan langsung.

“Baik melalui mekanisme lelang jabatan ataupun sistem tunjuk langsung itu tergantung pimpinan (Gubernur). Intinya, dia harus mumpuni secara adminstratif dan yang paling penting Kepsek harus punya lisensi, yakni pernah mengikuti Pendidikan calon kepsek,” kata Irman kepada SULSELSATU.com.

Mutasi ini akan dilakukan di 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Salah satu alasan mutasi ini dilakukan karena masih ada kepsek yang belum mengikuti diklat calon kepala sekolah.

Menurut Irman, kepsek harus memiliki bekal manajerial sekolah yang baik. Sementara hal itu hanya didapatkan dalam Diklat calon kepala sekolah.

Setelah mengikuti Diklat, barulah calon kepsek diberikan Nomor Urut Kepala sekolah (NUKS) yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. NUKS inilah yang dimaksud None, sapaan akrab Irman, sebagai lisensi.

“Analoginya sama dengan pengendara motor. Betapapun hebatnya dalam mengendarai motor, akan tetapi jika tanpa lisensi (SIM) tetap melanggar namanya,” terang None.

Habib Rahdar

Begini Cara Penentuan Mutasi Kepsek se-Sulsel 1

Rekomendasi Berita

Baca Juga