“Pamanca’ The Movie” Gabungkan Unsur Action, Romansa, Fantasi, dan Sejarah

7

SULSELSATU.com, MAKASSAR– Secara literal, kata Barnadi, pemanca adalah pesilat khas Makassar-Bugis dan kental disebut sebagai istila manca’. Film ini meminjam latar sejarah sebagai tempat untuk memunculkan tokoh dan mempertemukan tokoh dengan tokoh yang lain.

“Tetapi kami tidak ingin menyebut filim ini sebagai film sejarah karena kami ingin menghindari perdebatan alot ditengah masyarakat soal sejarah.” ujarnya lagi.

Film ini juga yang membedakan dengan film-film garapan anak Makassar yang lebih dulu tayang di bioskop. Seperti Film Uang Panai, Film Silariang karya Rere Art2tonic (menyusul Silariang karya Ichwan Persada) dan lainnya.

“Film action ini membedakan dengan film-film yang lebih dulu tayang di Makassar. Ini genre action dan mungkin film pertama action di Indonesia Timur. ”

"Pamanca' The Movie" Gabungkan Unsur Action, Romansa, Fantasi, dan Sejarah 1

Barnadi mengatakan, nuansa film ini menggabungkan empat referensi film. Pertama film action seperti Grand Master, film romantis seperti Habibie-Ainun dan film berlatar sejarah seperti Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck dan dan fantasinya seperti Lord of the Ring.

Sementara Juru Bicara ‘Pamanca The Movie’, Andi Iwan menyebutkan pekan depan kru Rapindo Galesong Film akan menggelar casting pemain di empat daerah di Sulsel, yakni Makassar, Bulukumba, Bone dan Parepare.

“Untuk jadwal pastinya kami akan publikasikan ulang, ” ujarnya.

Menurut, casting pemain ini untuk mencari aktor utama film. Mengapa orang lokal karena pihaknya berharap identitas kebudayaan tidak hilang dalam karakter yang dibangun sang tokoh utama.

Soal syarat untuk mengikuti casting, kata dia, di film ini ada banyak tokoh, tentu ada karakter yang membutuhkan skill bela diri dan tidak memerlukan skil silat.

“Diantaranya pahaman dasar bela diri khusunya manca’. dan ada juga tokoh yang sama sekali tidak membutuhkan skill bela diri,” pungkas dia.

Rekomendasi Berita

Baca Juga