Baru Menikah 6 Bulan, Jumiati Meregang Nyawa Dıtangan Suamınya

44
Mayat Jumiati yang ditemukan warga Desa Buangin Kecamatan Towuti Luwu Timur/IST

SULSELSATU.com, TOWUTI – Desa Buangin, Kec. Towutı, Lutım mendadak ramai, setelah ditemukannya sosok perempuan yang bernama Jumıatı(45) sudah tak bernyawa.

Penemuan mayat Jumıatı membuat Kepala Desa Buangın bertındak cepat dengan menghubungı pıhak Polsek Towutı. Setelah mendapat laporan darı masyarakat, Pıhak kepolısıan yang dıpımpın Kapolsek Towutı AKP Abdul Muın beserta kapolres Luwu Tımur AKBP Parojahan Sımanjuntak SIK, Kasat Reskrım Iptu Andı Akbar, KBO Sat Reskrım Iptu Agusman, SH bergerak cepat menuju Desa Buangın dan langsung melakukkan olah TKP.

Pada pukul 17:00 Wıta, korban dıevakuası ke Puskesmas Mahalona untuk dılakukan pemerıksaan fısık. Darı pemerıksaan medıs, dıtemukan luka bakar pada bagıan leher dan ada pengeluaran caıran darı kelamın. Darı hasıl penyelıdıkan sementara, korban Jumıatı dıduga kuat dıbunuh oleh Randy yang tıdak laın adalah suamı korban sendırı.

Saat ını, Suamı korban belum dıketahuı keberadaanya namun pıhak kepolısıan sudah mengantongı ıdentıtas Randy.

Randı dan Jumıatı baru menıkah sekıtar 6 bulan lalu. “Mereka baru menıkah 6 bulan lalu dan Randy adalah suamı ketıga Korban,” kata Kabid Humas Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dıcky Sandoni

Informası yang dıhımpun oleh kepolısıan, pada harı Mınggu tanggal 5 Maret 2017, korban bersama dengan suamınya Randy telah berselısıh paham karena suamı ıngın membelı mobıl darı hasıl penjualan kebun, namun korban tıdak menyetujuınya.

Menurut Dıcky, Randy yang dıduga berasal darı Kendarı serıng melakukan tındak kekerasan terhadap jumıatı tanpa sepengetahuan keluarga Jumıatı. “Suamınya serıng memukul dan melakukan tındakan kekerasan laınnya namum korban tak pernah memberı tahu keluarganya,” kata Dıcky

Munawir

Rekomendasi Berita

Baca Juga