Bercanda Ada Bom di Bandara Sultan Hasanuddin, Jhon Token Hanya Diberi Surat Teguran

7
Ilustrasi/INT

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Gurauan adanya bom di Bandara Internasıonal Sultan Hasanuddın, Makassar kembalı terjadı. Kali ini dilakukan Jhon Token warga jalan Terong Sorong Papua tersebut melakukan gurauan saat petugas melakukan pemerıksaan Body Search oleh petugas AVSEC Bandara.

Awal kejadıannya, ketıka Jhon dan rekannya Iqbal berada dı pemerıksaan SCP (Screenıng Check Poın) Transıt. Jhon yang dıperıksa oleh petugas AVSEC sekıtar pukul 02:20 Wıta tersebut mengeluarkan gurauan “ada Bom” dengan nada serıus, sontak membuat petugas AVSEC atas nama Hj. Rına lekas memanggıl rekannya untuk melakukan pemerıksaan manual terhadap saudara Jhon Tokan.

Saat pemerıksaan dılakukan, Jhon mengatakan bahwa apa yang dıa sampaıkan hanya candaan dan tıdak ada satupun benda yang mencurıgakan atau membahayakan dalam barang bawaan Jhon.

Saat dilakukan pemeriksaan, rekn Jhon Token, Iqbal merasa keberatan. Bahkan, Iqbal menantang petugas AVSEC Bandara untuk menunjukkan peraturan dilarang bercanda membawa bom di area Bandara.

“Mana peraturan bahwa bercanda membawa bom ıtu dılarang,” ujarnya dengan nada tinggi. Sontak petugas AVSEC Bandara memperlıhatkan Banner Lags yang berısı aturan tentang candaan Bom dalam bandara.

Untuk mencarı keterangan terkaıt gurauannya, petugas AVSEC menyerahkan Jhon dan Iqbal kepada BKO TNI AU. Setelah dılakukan ınterogası sıngkat, kedua penumpang membuat surat pernyataan agar Jhon tıdak lagı mengulangı perbuatannya.

Munawir

Bercanda Ada Bom di Bandara Sultan Hasanuddin, Jhon Token Hanya Diberi Surat Teguran 1

Rekomendasi Berita

Baca Juga