Penulis Makassar Berkumpul di UIN Alauddin, Ini Pembahasannya

4
Penyusun buku Telinga Palsu, Irmawati Puan Mawar bersama Alwy Rahman, Barsihannoor, Firdaus Muhammad, Sabri AR, Saifuddin Al Mughniy saat bincang buku bersama komunitas literasi Makassar di UIN Alauddin Makassar.

SULSELSATU.com, GOWA – Sejumlah penulis yang ada di Kota Makassar berkumpul di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, mereka hadir dalam acara bincang buku “Telinga Palsu” yang digelar oleh UKM LIMA Washilah, Seni Budaya eSa dan Komunitas Literasi Makassar.

Ketua Umum LIMA Washilah, Sahi Alqadri mengutarakan bahwa kegiatan ini selain mengumpulkan para penulis yang ada di Kota Makassar, juga bertujuan untuk menggugah kesadaran para mahasiswa tentang pentingnya membaca dan menulis.

“Mahasiswa sekarang itu lebih berminat membeli kuota daripada membeli buku. Makanya lewat diskusi ini kita akan mencoba meningkatkan minat membaca maupun menulis,” ujar putra Bulukumba itu, di Perpustakaan Syech Yusuf UIN Alauddin Makassar Kamis (9/3/2017).

Sementara itu, penyusun buku Telinga Palsu, Irmawati Puan Mawar mengatakan bahwa bincang buku difokuskan ke kampus-kampus agar para mahasiswa dapat menyampaikan aspirasinya dengan cara menulis.

“Saat ini kita melihat mahasiswa lebih suka demo, mengeluarkan aspirasinya dan belum tentu didengar oleh penentu kebijakan. Maka cara lain yang bisa dilakukan adalah menuliskannya.” jelas Irmawati.

Baginya, menulis adalah sebuah proses untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan diri. Adapun penulis yang sempat hadir diantaranya, Alwy Rahman, Barsihannoor, Firdaus Muhammad, Sabri AR, Saifuddin Al Mughniy, Quraish Mathar, Muhammad Ridha dan beberapa penulis muda lainnya.

Asrul

Rekomendasi Berita

Baca Juga