Pengamat Politik : Zikir dan Doa Bukti Kesiapan Ichsan YL Maju di Pilgub Sulsel

30
Jubir IYL Rizki Fatmala dan Ian Latanro (memberikan keterangan pers terkait acara Dzikir dan doa, di Mr Coffe jalan Topaz Makassar (8/3/2017)/Ramdhan Akbar SULSELSATU.com

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dzikir dan Doa yang digelar Ichsan Yasin Limpo (IYL) dalam menyambut hari ulang tahunnya yang digelar hari ini Kamis (9/3/2017). disinyalir sebagai salah satu cara unjuk kekuatan menjelang perhelatan Pemilihan Gubernur (Pilgub) yang digelar 2018 mendatang.

Bukan tanpa sebab, mantan bupati Gowa dua periode itu disebut sebagai salah satu figur kuat bakal calon Gubernur Sulawesi Selatan menggantikan Syahrul Yasin Limpo yang tak lain adalah kakak kandungnya. Apalagi sejauh ini, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Sulsel itu, telah melakukan Road Show keliling daerah untuk menyampaikan niatnya maju sebagai orang nomor satu di Sulawesi Selatan.

Tarkait hal itu, Pengamat Politik Universitas Bosowa (Unibos) Makassar. Dr. Arief Wicaksono mengatakan, secara awam hal tersebut bisa saja benar, pasalnya hingga saat ini IYL belum memiliki partai pengusung.

“Secara awam, iya bisa jadi. Apalagi, dukungan dari parpol, misalnya PAN dan PPP sifatnya masih lisan, jadi belum formal.” Kata Arief Wicaksono saat dihubungi Sulselsatu.com

Senada, Pakar Komunikasi politik Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Dr. Firdaus Muhammad mengungkapkan, acara Dzikir yang dirangkaikan dengan ulang tahun yang ke 56 IYl bermakna Politis.

“Acara zikir yang dirangkaikan ultah ke-56 Ichsan Yasin Limpo bermakna politis dengan unjuk kekuatan jelang pilgub. Meskipun bukan deklarasi, tetapi menjadi momentum konsolidasi politik,” jelas Dr. Firdaus,

Apalagi dalam momentum tersebut, beredar kabar jika seluruh relawan yang hadir akan membawa fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai bentuk dukungan agar IYL maju di Pilgub. Terkait hal itu, Firdaus mengatakan, meski ada pengumpulan KTP IYL harus tetap fokus bertarung melalui jalur partai politik.

“Tetapi penting juga antisipasi jalur independen. apalagi saat ini IYL makin intens komunikasi politik lintas partai,” pungkasnya.

Ramdhan Akbar

Rekomendasi Berita

Baca Juga