iklan Kareba Parlementa

Bom Waktu Korupsi e-KTP

Iklan Humas SulSel

SULSELSATU.com, JAKARTA – Korupsi Pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis online (e-KTP) benar-benar menyita perhatian masyarakat. Pasalnya, sejumlah nama pejabat dan politisi ikut terseret arus mega korupsi tersebut. Hal tersebut, terlihat saat sidang perdana kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP yang dimana Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut nama-nama pejabat dan politisi. Apa implikasi politiknya?

Puluhan nama pejabat publik, mantan pejabat publik serta pengusaha muncul dalam dakwaan atas dua terdakwa yang berasal dari Kementerian Dalam Negeri ini dalam sidang perdana di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (9/2/2017). Seperti pernyataan Ketua KPK Agus Rahardjo, nama-nama yang disebutkan dalam sidang perdana menyangkut sejumlah elit politik yang diharapkan tidak menguncang kondisi politik nasional.

Kendati, perlu digarisbawahi, nama-nama yang muncul dalam dakwaan tersebut belum tentu terbukti menerima aliran dana korupsi E-KTP. Masih ada proses hukum yang panjang untuk membuktikan keterlibatan mereka. Toh, saat ini KPK juga baru menetapkan dua nama menjadi tersangka dan kini telah menjadi terdakwa di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Bila dirunut dari sejumlah nama yang disebut dalam dakwaan tersebut, terdapat sejumlah nama yang menduduki posisi penting saat ini, baik di jabatan politik maupun jabatan pemerintahan. Seperti nama Setya Novanto disebut diduga menerima uang sebesar Rp574,2 miliar. Setya kini menduduki posisi penting di dua jabatan sekaligus. Ia menjadi Ketua Umum Partai Golkar serta sejak akhir tahun lalu, ia juga kembali didapuk menjadi Ketua DPR.

Posisi strategis yang dipikul Setya Novanto baik sebagai Ketua Umum Partai Golkar dan Ketua DPR RI jelas akan memberi dampak politik dari penyebutan namanya dalam kasus korupsi E-KTP ini. Setidaknya, dalam acara di internal Partai Golkar pada Kamis (9/3/2017) dalam rapat koordinasi teknis (Rakornis) ia memastikan tidak menerima uang sebagaimana yang disebutkan dalam dakwaan jaksa KPK.

Dalam kesempatan tersebut Novanto juga memastikan soliditas di internal Partai Golkar. Ia memastikan Partai Golkar tidak terlibat dan menerima uang terkait kasus proyek E-KTP. “Enggak ada perpecahan tapi perlu saya jelaskan pada kader daerah bahwa Golkar tidak pernah terima uang E-KTP. Saya ingatkan semua tetap solid, tetap kuat,” tegas Novanto.

Soliditas internal Partai Golkar memang diuji dalam kasus E-KTP ini. Penyebutan nama Ketua Umum Partai Golkar jelas akan mengganggu psikologis kader partai berlambang beringin tersebut setelah sebelumnya melalui konflik internal. Kendati tidak bisa dimungkiri, kasus E-KTP yang menyeret nama Setya Novanto tentu akan menjadi bola liar di internal Partai Golkar. Dinamika di internal Partai Golkar akan berjalan dinamis.

Selain posisi Novanto, posisi politisi yang kini menjadi pejabat publik eksekutif di daerah seperti mantan Wakil Ketua Komisi II DPR RI Ganjar Pranowo yang kini menjadi Gubernur Jawa Tengah juga akan menimbulkan dinamika politik khususnya di provinsi Jawa Tengah. Begitu juga yang menimpa mantan Wakil Ketua Banggar Olly Dondokambey yang kini menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Utara.

Kasus E-KTP ini dapat dipastikan menjadi bahan baku dalam dinamika politik baik di internal partai politik maupun di daerah-daerah yang nama kepala daerahnya dikaitkan dengan kasus korupsi E-KTP.

Selain memberi dampak politik yang tidak sederhana, kasus ini juga harus mendapat atensi KPK terkait dampak politik yang kemungkinan menimpa lembaga antirasuah ini. Memastikan soliditas di internal KPK dengan selalu berpegang pada kode etik dam memastikan kerja KPK tetap on the track dan jauh dari upaya politisasi hukum atas kasus yang tengah ditangani.

Iklan PDAM
...

Populer

Sejarah Singkat Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Selasa (19/11/2018) hari ini, umat Muslim di seluruh dunia memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW atau biasa dikenal dengan Maulid Nabi...

7 Jurus Menghadapi Orang yang Benci Sama Kita

SULSELSATU.com, Setiap orang yang membenci kita memiliki alasannya masing-masing. Bisa jadi karena kita terlalu berlebihan, kita memiliki sikap dan sifat yang tidak disukai oleh...

6 Kerajaan Tertua di Indonesia

SULSELSATU.com - Negara Indonesia adalah negara yang mempunyai banyak kerajaan pada jaman dahulu. Kerajaan-kerajaan tersebut pernah jaya pada masanya dan kini kita hanya bisa...

OPINI: Tantangan Pendidikan di Tengah Pandemi Covid-19

Oleh Triliana s. Utina (Mahasiswa Universitas Gorontalo) Pandemi Covid-19 memaksa masyarakat dunia mendefinisikan makna hidup, penyebaran virus corona (Covid-19) yang semakin hari semakin meningkat menjadi...

OPINI: Tulisan Arif Saleh Tentang Hari Sumpah Pemuda

SULSELSATU.com, WAJO - Banyak cara dilakukan memperingati Hari Sumpah Pemuda yang jatuh setiap tanggal 28 Oktober. Salah satunya, memaknai lewat catatan atau tulisan. Seperti...

Sejarah Singkat 10 November Diperingati Sebagai Hari Pahlawan

SULSELSATU.com - Hari ini, Bangsa Indonesia memperingati 10 November Hari Pahlawan. Namun mungkin banyak yang belum tahu kenapa pada tanggal 10 November di tetapkaN...

Catat! Berikut Menu Diet Seminggu yang Ampuh

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Baik Diet OCD maupun Diet Mayo, Bagi Sahabat Sehat yang sedang berniat untuk diet, tak ada salahnya untuk mengadopsi gaya hidup...

BNPB Adakan Webinar Anak Muda Bawa Perubahan

SULSELSATU.com - BNPB Indonesia akan menggelar acara Launching Buku KKN Tematik COVID-19 dan Webinar Edukasi Masyarakat melalui Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik COVID-19...

Tiga Komisioner KPK Ajukan Judicial Review UU KPK

SULSELSATU.com, JAKARTA - Tiga komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yakni Agus...

Artikel Lainnya

Line Up PS TNI vs PSM Makassar

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Lanjutan kompetisi Go-Jek Traveloka Liga 1 Indonesia, Senin(15/5/2017)...

7 Mahasiswi Ditangkap Akibat Bisnis Prostitusi Online

SULSELSATU.com - Aparat Polresta Banda Aceh berhasil membongkar bisnis prostitusi yang...

Live Streaming Liga 1: Persebaya Surabaya vs Perseru Serui

SULSELSATU.com - Persebaya Surabaya mendapatkan tantangan besar untuk membuktikan kekuatan mereka...

Kebun Ganja di Gowa Sudah Digarap Dua Tahun

SULSELSATU.com, GOWA - Kebun ganja di Lingkungan Ciniayo, Kelurahan Lauwa, Kecamatan...

Rossi Sayangkan Pedrosa Pensiun dari MotoGP

SULSELSATU.com - Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, menilai MotoGP telah kehilangan...

Terkini

Ada Upaya Gerus Elektoral Anir-Lutfi di Pilkada Pangkep

SULSELSATU.com, PANGKEP - Direktur Profetik Institute, Asratillah menyebut maraknya kampanye hitam...

Tak Diperhatikan Walikota Sebelumnya, Ibu-Ibu di Tallo Curhat ke Melinda Aksa

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Ibu-ibu di kampung Karabba, Jl Sultan Abdullah RT...

Imam Fauzan Jadi Pembicara di Forum Internasional

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Untuk memperingati hari jadinya yang ke-75, Perserikatan Bangsa-Bangsa...

Syaharuddin Alrif Ingatkan Ini di Hari Sumpah Pemuda

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan Syaharuddin Alrif punya...

Appi-Rahman Calon Komplit, Demokrat Percaya Diri Bekerja Meyakinkan Masyarakat

SULSELSATU.com, MAKASSAR - DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan menggelar Rakorda dengan...