Pemkot : Sulit Hentikan Pembangunan Ruko di GOR Barombong

5
Bangunan Ruko yang dibangun dekat GOR Barombong disorot Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Jumat (10/3/2017)/Habib Rahdar SULSELSATU.com

SULSELSATU.com, MAKASSAR– Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal mengaku sulit untuk memaksa pihak pengembang dalam hal ini PT. Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) menghentikan pembangunan ruko di sekitar kawasan GOR Barombong.

Pasalnya, Pemkot menilai pihak pengembang tidak melanggar hukum.

“Secara substansi hukum pihak GMTD tidak ada yang dilanggar, karena mereka punya suratnya. Intinya tidak ada yang dilanggar,” kata Deng Ical, sapaan akrab Syamsu Rizal.

Meski tidak ada alasan untuk melarang mereka, lanjut Deng Ical, akan tetapi ada gentle agreement yang dibangun Pemrov dengan pihak GMTD termasuk Pemkot agar tidak menggunakan lahan di sekitar kawasan GOR Barombong untuk tujuan komersil. Sebab, pemerintah dan GMTD harus juga mempertimbangkan aspek-aspek non ekonominya.

Pemkot : Sulit Hentikan Pembangunan Ruko di GOR Barombong 1

“Kalau sudah kita peringati na tetapji mau membangun ya, berarti mereka harus siap tanggung resikonya,” ujar Deng Ical.

APPSI, Barombong, GMTD, GOR Barombong, Gubernur Sulsel, Soroti Pembangunan Ruko, Syahrul Yasin Limpo

Kendati begitu, Deng Ical mengaku telah menghubungi Kepala Dinas Perizinan untuk sementara waktu berhenti mengeluarkan izin pembangunan di sekitar kawasan GOR Barombong.

Sebelumnya, Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo terkejut saat melakukan peninjauan ke lokasi pembangunan Gelanggang Olahraga (GOR) Barombong, Jumat (10/3/2017). Gara-garanya, di sekitar wilayah GOR Barombong terdapat puluhan bangunan ruko (rumah toko) yang tengah dalam proses pembangunan.

Ia pun meminta agar pembangunan ruko tersebut segera dihentikan.

“Berhentikan itu pembangunannya,” kata Syahrul.

Habib Rahdar

Rekomendasi Berita

Baca Juga