Kadernya Terseret Korupsi e-KTP, PDIP Hormati Proses Hukum

15
Korupsi e-KTP, e-KTP, KPK, Komisi Pemberantasan Korupsi, Agus Rahardjo, Febri Diansyah, LPKP, Nazaruddin, PN Jakarta Pusat, Jakarta
Ilustrasi. (Foto: Inilah.com)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Sidang perdana kasus dugaan korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) yang digelar Kamis (9/3/2017), membongkar nama-nama mantan dan anggota DPR RI yang terlibat yang disebutkan saat pembacaan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Jakarta Pusat.

Sejumlah nama itu terdiri dari mantan anggota Komisi II DPR lintas partai. Menanggapi hal itu, PDI Perjuangan sebagai salah satu partai yang kadernya disebut-sebut ikut terlibat, menyerahkan kasus tersebut kepada penegak hukum.

“Jadi kita hormati proses yang berlangsung,” kata Ketua DPP PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno yang dikutip dari INILAHCOM.

Anggota Komisi XI DPR itu menambahkan, kader-kader PDI Perjuangan yang disebut dalam dakwaan KPK juga sudah memberikan klarifikasi kepada partai.

Kadernya Terseret Korupsi e-KTP, PDIP Hormati Proses Hukum 1

“Tanpa diminta pun tentu yang bersangkutan akan melakukan klarifikasi. Buktinya ada yang sudah memberi keterangan di KPK,” ujarnya.

Seperti diketahui, sidang dakwaan kasus tersebut sudah digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. Dalam dakwaan KPK terdapat banyak nama penerima dana e-KTP. Adapun beberapa nama kader PDI Perjuangan yang disebut-sebut menerima aliran dana tersebut seperti, Ganjar Pranowo yang saat ini menjadi Gubernur Jawa Tengah, Olly Dondokambey yang saat ini menjabat Gubernur Sulawesi Utara, Yasonna Laoly yang kini menjabat sebagai Menteri Hukum dan HAM dan Arief Wibowo yang saat ini masih menjadi anggota Komisi II DPR.

Kadernya Terseret Korupsi e-KTP, PDIP Hormati Proses Hukum 2

Rekomendasi Berita

Baca Juga