Barca Menang 6-1, Pelatih Ini Kesal

12
Pelatih Borussia Dortmund, Thomas Tuchel/INT

SULSELSATU.com, DORTMUND – Lolosnya Barcelona ke babak perempatfinal setelah menghempaskan PSG dengan skor 6-1 membuat Pelatih Borussia Dortmund, Thomas Tuchel kesal.

Alasannya, dengan kemenangan fenomenal Barcelona tersebut membuat kemenangan timnya tidak menjadi perhatian dan perbincangan. Barcelona dan Dortmund sama-sama dituntut bisa menang di leg kedua babak 16 besar Liga Champions Eropa. Bedanya, tugas Barca lebih berat karena mereka kalah 4-0 di pertemuan pertama dari PSG, sedangkan Die Borussen hanya kalah 1-0 dari Benfica.

Bermain di depan pendukungnya sendiri yang memadati Signal Iduna Park, Kamis (9/3/2017) dini hari kemarin, Dortmund sudah unggul 4-0 hingga menit ke-86 berkat hatrik Pierre-Emerick Aubamayeng serta satu gol dari Cristian Pulisic. Skor tersebut tak berubah hingga bubaran.

Lega timnya bisa memastikan diri ke perempatfinal dengan keunggulan agregat 4-1, Tuchel terpikir skor akhir Barca kontra PSG. Ia awalnya mengira skuad asuhan Luis Enrique hanya akan menang dengan skor paling besar 5-1.

Namun, ia terkejut saat melihat tayangan televisi, gol Sergi Roberto di menit ke-95 menjadikan skor akhir 6-1. Hasil tersebut menjadi pembicaraan ramai penjuru dunia karena tercatat sebagai comeback terbaik di Liga Champions Eropa.

Yang bikin Tuchel sedikit kecewa adalah berita kemenangan telak timnya justru tenggelam dengan masifnya berita euforia kemenangan Los Blaugrana.

“Memasuki ruang ganti kami lega dengan kemenangan 4-0. Kami pikir pertandingan Barca masih di kedudukan 4-1 saat itu, tetapi dua menit kemudian menjadi 5-1. Kami semua berdiri seperti ikut terlibat di dalamnya, pesta mood,” ujar Tuchel.

“Kami mengikuti menit-menit akhir di TV dan tiba-tiba saja setiap orang ikut menonton juga. Semuanya merasa Barca akan mencetak satu gol lagi dan itu terjadi, ini gila!.”

“Kami pikir sebelum hal itu terjadi, kami akan menjadi pemberitaan menarik hari ini tetapi jika dibandingkan hasil mereka, kami membosankan. Hanya satu yang bisa melakukan hal seperti ini, mereka Barcelona. Selamat untuk mereka,”pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Baca Juga