“Raja Kampung” Tewas Dikeroyok Belasan Orang

44
Raja Kampung, Kabupaten Bone, Kabupaten Soppeng, Tewas Dikeroyok, Berita Kriminal, Kamaruddin, Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani
Para pelaku yang mengeroyok korban hingga tewas. (SULSELSATU/IST)

SULSELSATU.com, MAKASSAR– Seorang pemuda di yang kerap dijuluki “Raja Kampung”, Kamaruddin (30) tewas dengan sejumlah bekas tikaman disekujur tubuhnya. Lelaki kelahiran Soppeng tersebut tewas setelah dianiaya oleh 18 orang di Dusun Tanete, Desa Manciri, Kec. Ajanggale, Kab. Bone.

Kabag Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, 18 orang yang diamankan adalah warga yang sedang bekerja untuk mempersiapkan pesta pernikahan namun. Mereka naik pitam setelah melihat tingkah dari korban yang kerap berbuat onar.

“Belasan orang ini adalah pekerja di rumah milik Lanta yang ingin mengadakan pesta. Kemudian korban datang dan hendak menusuk seorang warga dengan sebilah badik. Disitulah korban dikeroyok,” katanya, Sabtu (11/3/2017).

Korban pun tewas dalam kondisi yang mengenaskan. Korban tewas dengan luka robek pada kepala dan luka robek pada bagian perut.

"Raja Kampung" Tewas Dikeroyok Belasan Orang 1

“Korban mengalami luka robek pada kepala bagian belakang, luka tusuk bagian leher, luka tusuk diselangkangan dan luka robek pada bagian perut yang berakibat usus korban terburai,” terang Dicky.

Sementara itu, 18 orang pelaku yang dipimpin oleh Sarafah bin Bandu saat ini sedang diamankan oleh kepolisian. Mereka diamankan beserta barang bukti berupa 16 parang dan 3 batang kayu.

Untuk menghindari hal-yang tidak inginkan, pihak kepolisian dari personil Polsek dan Unit Resmob Polres Bone kini tengah berjaga-jaga disekitar tempat kejadian perkara.

Munawir

Rekomendasi Berita

Baca Juga