Hendrawan : Korupsi e-KTP Ugal-Ugalan

8
Korupsi e-KTP, e-KTP, KPK, Komisi Pemberantasan Korupsi, Agus Rahardjo, Febri Diansyah, LPKP, Nazaruddin, PN Jakarta Pusat, Jakarta
Ilustrasi. (Foto: Inilah.com)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Kasus dugaan korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) benar-benar membuat guncangan politik di Indonesia. Pasalnya, sejumlah nama mantan dan anggota DPR RI diduga ikut terlibat menikmati mega korupsi yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu.

Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno mengharapkan agar semua pihak menghormati pengusutan kasus dugaan korupsi Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) yang menyeret sejumlah nama tokoh politik dalam dakwaannya. Hendrawan menuturkan, daripada menduga-duga keterlibatan nama-nama tersebut dalam kasus ini, ia mengajak publik untuk mencermati perkaranya secara mendalam.

“Itu kan, sudah di ranah hukum sehingga kita harus menghormati proses yang berlangsung. Tidak perlu saling berspekulasi. Hal yang diperlukan, kita sabar mencermati konstruksi perkaranya, tali temali antar aktor, mekanisme yang digunakan untuk bagi-bagi uang negara dan kualitas bukti-bukti yang diajukan,” papar Hendrawan yang dikutip dari INILAHCOM, Jakarta.

Anggota Komisi XI DPR ini pun sangat menyayangkan terjadi penyalahgunaan dalam proyek e-KTP yang terkesan sangat direncanakan dengan matang oleh pihak-pihak tertentu.

Hendrawan : Korupsi e-KTP Ugal-Ugalan 1

“Ini korupsi ugal-ugalan karena kerugian uang negara sekitar 50% dari yang dianggarkan. Desainnya nyaris sempurna, dilakukan secara sistematis kolektif,” tandasnya.

Hendrawan : Korupsi e-KTP Ugal-Ugalan 2

Rekomendasi Berita

Baca Juga