Luthfi Mutty : Kalau Merasa tak Terlibat Korupsi e-KTP, Lapor Polisi

20
Anggota Komisi II DPR RI, Luthfi A Mutty/INILAHCOM

SULSELSATU.com, JAKARTA – Kasus dugaan korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) benar-benar membuat gaduh tokoh-tokoh politik yang disebutkan dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Jakarta Pusat. Dari sejumlah nama-nama yang disebutkan dalam dakwan, ramai-ramai kompak membantah terlibat dan menikmati uang korupsi e-KTP yang merugikan negara sekira Rp 2 triliun.

Politikus Partai NasDem Luthfi A Mutty menyarankan sejumlah tokoh politik yang merasa tidak terlibat dalam kasus korupsi Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) namun terseret namanya dalam dakwaannya, bisa mengambil langkah hukum yang tegas.

Terlebih, bila para tokoh politik itu merasa masuknya nama mereka ke dalam dakwaan karena ada pihak tertentu yang mencatut demi kepentingan politiknya.

“Jika memang tidak terlibat, namun namanya disebut, ya segera laporkan ke polisi saja karena itu pencemaran nama baik,” kata Luthfi yang dikutip dari INILAHCOM, Jakarta.

Pria yang juga menjabat sebagai anggota Komisi II DPR ini menegaskan, pihak yang paling tahu terlibat atau tidaknya para tokoh politik ini dalam kasus mega korupsi tersebut adalah diri mereka masing-masing.

“Pihak yang paling tahu apakah dia ikut terlibat dalam mega korupsi ini adalah yang bersangkutan sendiri,” pungkas politikus asal Sulawesi Selatan ini.

Rekomendasi Berita

Baca Juga