Kejari Makassar Tolak Penangguhan Penahanan Kepala SMAN 5

3
Kepala Seksi Intelejen Kejari Makassar Andi Alham/Munawir SULSELSATU.com

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kepala sekolah SMAN 5 Makassar, M. Yusran, nampaknya harus lebih bersabar. Pasalnya, penangguhan penahanan yang dia ajukan pekan lalu ditolak oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar.

Yusran saat ini mendekap di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas 1 Gunung Sari Makassar atas kasus Pungli penerimaan siswa baru tahun 2016.

Penolakan penangguhan penahanan disampaikan Kepala Seksi Intelejen Kejari Makassar Andi Alham, lebih kepada proses penyidikan. Menurut alham, penangguhan bisa mengganggu penyidikan terkait kasusnya.

“Alasan penolakan demi kepentingan penyidikan. Jangan sampai mengganggu proses penyidikan,”kata Alham di kantor Kejari Makassar, Senin (13/3/2017).

Yusran ditahan sejak Jumat (24/2/2017) di Lapas klas 1 Gunung Sari Makassar, karena dianggap telah melakukan pungutan liar pada penerimaan siswa baru di SMAN 1 Makassar. Pihak kejari menetapkan tersangka karena dianggap melakukan pungli dengan dalih pembayaran untuk pembelian bangku bagi kelas baru.

Munawir

Rekomendasi Berita

Baca Juga