Tak Tegas, Anggota DPRD Ini Minta Kadis Penataan Ruang Makassar Mengundurkan Diri

9
DPRD Kota Makassar, DPRD Makassar, Pansus Fasum Fasos, Pemkot Makassar, Pemerintah Kota Makassar, Aset Pemkot Makassar, PT Timur Rama, Country Coffe and Resto (CCR), Apartemen St. Moris, Makassar, Sulsel, Abdul Wahab Tahir, Busranuddin Baso Tika, Komisi A DPRD Makassar
Ketua Pansus Fasum-Fasos DPRD Makassar, Abd Wahab Tahir melakukan verifikasi ulang terkait keberadaan Fasum-Fasos di Kota Makassar. (SULSELSATU/IST)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sejumlah anggota Panitia Khusus (Pansus) Fasilitas Umum dan Fasilitas Sosial (Fasum Fasos) melakukan peninjauan pada tiga lokasi yang dinilai melanggar fasum fasos. Ketiga lokasi tersebut yakni, perparkiran kedai kopi CCR di Jalan Todopuli, apartemen St Moritz di Jalan Boulevard dan lokasi Jalan Yusuf Dg Ngawi yang terhalang oleh pengembangan bisnis.

Temuan ini membuat Ketua Pansus Fasum Fasos DPRD Makassar, Abdul Wahab Tahir tampak geram. Ia mengatakan, ada beberapa fasum fasos yang merupakan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, namun tidak dibiarkan digunakan oleh pihak pengembang perusahaan untuk kepentingan pribadi dan bisnis semata.

Abdul Wahab pun meminta Ahmad Kafrawi mengundur diri sebagai Kepala Dinas Penataan Ruang Makassar bila tanpa menjalankan tugasnya dengan baik. “Kalau kemudian dalam bulan ini tidak ditindaki, kami meminta untuk Kepala Dinas terkait untuk memundurkan diri dari jabatannya,” kata Wahab, Senin 13 Maret 2017.

Menurut Ketua Komisi A DPRD Makassar ini, buat apa pejabat pemerintah yang bereselon II, diberi tunjangan jabatan dan gaji yang tinggi, namun tidak mampu menyikapi persoalan yang ada. “Berarti indikasinya mereka takut. Kalau mereka takut, berarti ada apa?” sambung Wahab.

Selain itu, lanjut Wahab, atas temuan, dinas terkait harus mengambil langkah tegas dengan membongkar lahan atau bangunan, yang semestinya peruntukannya buat fasum fasos. Bahkan, seandainya dewan punya kewenangan, kata Wahab, hal itu akan dieksekusi secepatnya. Makanya, dinas diminta untuk tidak tutup mata perihal masalah ini.

“Kita minta Walikota Makassar untuk evaluasi kinerjanya. Kalau tidak bisa bekerja, ya tindaki, kalau perlu copot saja dari jabatannya,” geram Wahab.

Hal senada juga disampaikan oleh anggota Pansus lainnya, Susuman Halim. Ia berharap kadis penataan ruang bekerja dengan berani. “Karena dia kan dilindung sama aturan. Jadi tidak perlu takut,” ungkap Sugali sapaan akrab Susuman Halim.

Ari Maryadi

Tak Tegas, Anggota DPRD Ini Minta Kadis Penataan Ruang Makassar Mengundurkan Diri 1

Rekomendasi Berita

Baca Juga