Korupsi e-KTP, Menguji Ketangguhan KPK

Ritelaku

SULSELSATU.com, JAKARTA – Kasus dugaan korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik benar-benar menjadi perhatian masyarakat. Pasalnya, sejumlah nama besar di Indonesia disebut-sebut terlibat dalam kasus korupsi yang merugikan negara sekira Rp 2 triliun itu.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun diuji untuk membongkar dan mengungkapkan siapa saja yang menjadi aktor dalam kasus korupsi tersebut. KPK diharapkan mampu membuktikan aliran dana dan keterlibatan pejabat dan politisi DPR akan menjadi penentu, apakah kasus korupsi e-KTP akan menambah daftar panjang pihak yang akan terjerat hukum.

Dalam dakwaan jaksa KPK di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis pekan lalu banyak nama politisi DPR dan pejabat negara yang disebut dalam proyek senilai Rp 5,9 triliun dan diduga merugikan negara sebesar Rp 2,3 triliun. Artinya, hanya Rp 2,6 triliun saja yang dipakai untuk pembiayaan proyek ini. Sisanya, ya, dibagi-bagi ke pejabat Kementerian Dalam Negeri, sejumlah anggota DPR, dan pihak swasta.

Pengamat hukum pidana Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar menyatakan, KPK harus segera menetapkan tersangka-tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi e-KTP. Ini penting, untuk menghindari tuduhan KPK ditunggangi kekuatan politik.

Fickar meyakini dalam penyidikan KPK, setidaknya minimal dua alat bukti telah dikantungi untuk menuliskan keterlibatan seseorang. Bukti tersebut cukup untuk menetapkan mereka sebagai tersangka. Apalagi, jika bukti dalam persidangan menguatkan dakwaan itu. Dalam dakwaan, ada beberapa nama anggota DPR yang beberapa kali namanya disangkutkan dalam kasus korupsi. Namun, beberapa kali lolos.

Fickar mengatakan, jangan sampai dalam kasus e-KTP ini, mereka yang disebutkan menerima uang tersebut bisa lolos dari jeratan. Menurut Fickar, salah satu bentuk dimulainya lagi upaya pelemahan KPK yakni dengan melakukan sosialisasi perubahan Undang-Undang KPK.

KPK harus membuktikan kinerja yang optimal dalam membasmi korupsi ini, sebagaimana keinginan Presiden Jokowi. Dan, biarlah pengadilan yang membuktikan apakah nama-nama pejabat dan anggota DPR yang sudah disebut terlibat skandal, benar melakukan perannya sebagaimana disebut dalam dakwaan jaksa KPK.

Selain itu, sepatutnya Presiden Jokowi memberhentikan sementara para pejabat dan gubernur aktif maupun pihak-pihak yang menjalankan pemerintahan yang disebutkan dalam dakwaan. Tujuannya jelas: supaya penuntasan kasus yang sedang ditangani KPK bisa berjalan efektif dan lancar. Oleh karena itu, Presiden Jokowi harus tegas segera menonaktifkan bawahannya jika ingin kasus ini terungkap tuntas. Jika tidak, akan banyak bantahan yang kemudian akan menghambat proses pengungkapan.

Aktivis Indonesian Legal Roundtable (ILR), Erwin Natosmal Oemar dalam aksinya meminta agar pejabat negara yang disebut menerima fee dan terlibat korupsi proyek e-KTP segera dinonaktifkan. Permintaan itu, terutama ditujukan kepada pihak yang punya jabatan penting seperti Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Ketua DPR Setya Novanto.

Publik menilai kepercayaan rakyat terhadap DPR dan pemerintah sudah merosot tajam. Bahkan, sebelum kasus e-KTP mencuat, kepercayaan masyarakat terhadap anggota DPR sudah menurun. Apalagi, dengan banyaknya nama anggota DPR dan pejabat yang disebutkan dalam dakwaan oleh jaksa KPK.

Dengan demikian, pemerintahan Jokowi harus menanggapinya dengan tegas. Siapa pun yang diduga terlibat harus dinonaktifkan segera. Presiden Jokowi harus berani menonaktifkan pejabat publik yang diduga terlibat korupsi e-KTP. Hanya dengan cara ini, kepercayaan pada Presiden untuk membasmi korupsi, akan menguat dan kredibilitas istana bisa terjaga.

Populer

Enam OPD Sulsel Ini Terindikasi Korupsi dengan Modus Perjalanan Dinas Fiktif

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Inspektorat Sulsel melaporkan indikasi permasalahan keuangan pada enam Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kepada Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. Enam OPD tersebut adalah Dinas...

Kecanduan Game Dinyatakan Penyakit, Ini Tanggapan Gamer Pokemon Go

SULSELSATU.com - Kecanduan game bukan sekadar masalah enteng, tapi sudah resmi dinyatakan sebagai penyakit mutakhir oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) tahun lalu. Apa pendapat gamer...

Baru Diajari, Deddy Corbuzier Langsung Hafal Al-Fatihah

SULSELSATU.com - Resmi menjadi mualaf tampaknya Deddy Corbuzier mulai mendapat ajaran dari Gus Miftah. Salah satunya, Gus Miftah sempat mengajarkan Deddy Corbuzier dalam melafalkan...

Gelapkan Dana Umrah Rp400 Juta, Pemilik CV Mariyam Diringkus Polisi

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Seorang wanita asal Kecamatan Manggala, Kota Makassar, bernama Mariyam (40) dilaporkan telah melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan dana jemaah calon...
video

VIDEO: Berlliana Lovell, Wanita yang Hina Lampung Akhirnya Minta Maaf

SULSELSATU.com - Setelah dilaporkan oleh Andika Mahesa ke polisi, wanita yang sempat viral karena dianggap menghina Lampung, akhirnya menyampaikan permohonan maaf melalui Instagram miliknya. Berlliana...

Sekkot Parepare Buka Pelatihan Tata Kelola Destinasi Wisata Disporapar

SULSELSATU.com, PAREPARE - Sekkot Parepare membuka pelatihan tata kelola destinasi pemandu wisata kuliner, budaya dan belanja dari Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), di...

Polisi Tembak Mati Pelaku Begal

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Satu pelaku pencurian disertai kekerasan alias begal di Kota Makassar, meregang nyawa usai tiga butir timah panas Tim Resmob Polda Sulsel...

Bangun Jalan Seko dan Rantepao, Gubernur Minta Bantuan Rp1,5 Triliun ke Pusat

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah telah menemui Menteri PUPR Basuki Hadimuljono untuk meminta bantuan anggaran untuk mendanai pengerjaan infrastruktur jalan di Sulsel. Nurdin...

GALERI FOTO: Produksi Teripang di Kampung Bayowa Capai 30 Ton Per Tahun

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Pekerja menjemur teripang di Kampung Bayowa, Desa Galesong Kota, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Jumat (11/12/2018). Setiap tahun daerah tersebut memproduksi teripang kering...

Baca Juga

video

VIDEO: Tenda Besar di India Roboh Akibat Angin Kencang, 14 Orang Tewas 50 Luka luka

SULSELSATU.com - Sebanyak 14 orang tewas dan lebih dari 50 lainnya cedera ketika hujan lebat dan angin kencang menyebabkan tenda besar runtuh di negara...

Hadiri Pelantikan Ketua PN Sinjai, Haris Umar: Semoga Amanah

SULSELSATU.com, SINJAI - Ketua DPRD Sinjai, Abd Haris Umar menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Sinjai yang sekarang dijabat oleh...

Anggota DPRD Kolaka Utara Ditemukan Tewas di Hotel di Makassar

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Salah seorang anggota DPRD Kolaka Utara, Amri (55) ditemukan meninggal dunia di salah satu kamar Hotel Panakkukang, Jalan Boulevard, Kecamatan Panakkukang,...

Pemkot Parepare Warning Cabut Izin Usaha yang Malas Bayar Pajak

SULSELSATU.com, PAREPARE - Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare warning akan mencabut izin pengusaha yang membandel bayar pajak. "Kita tegaskan bagi pengusaha agar tidak berbuat nakal dalam...

Terbaru

Gunung Dukono Erupsi, Bandara Gamarmalamo Galela Malut Ditutup

SULSELSATU.com - Bandara Gamarmalamo Galela, Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut) masih ditutup sementara untuk aktivitas penerbangan akibat erupsi gunung Dukono yang menyemburkan abu...

2.000 Aplikasi Berbahaya Terjaring di Play Store

SULSELSATU.com - Studi yang dilakukan University of Sydney dan Data61 of CSIRO selama dua tahun berhasil menjaring 2.040 aplikasi berbahaya di Google Play Store. Ironisnya,...

Samsung Galaxy Note 10 Akan Dibenamkan Kamera dengan Triple Aperture?

SULSELSATU.com - Samsung terus meningkatkan kemampuan ponsel generasi terbarunya, termasuk Galaxy Note 10. Bahkan, leaker kenamaan Ice Universe membocorkan bahwa perubahan besar datang dari...

Siap Maju di Pilkada Bulukumba, Risman Akan Sulap Bira Melebihi Bali

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Wakil Ketua DPD Golkar Sulsel, Muhammad Risman Pasigai (MRP) menyatakan diri siap bertarung di Pilkada Bulukumba 2020. Dia mengaku telah memiliki...
video

VIDEO: Arab Sumbang Bantuan Rp1,46 Triliun untuk Suriah

SULSELSATU.com - Arab Saudi mengucurkan dana bantuan kepada Suriah sebesar US$100 juta atau sekitar Rp1,46 triliun (asumsi kurs Rp14.600 per dolar AS) dalam kampanye...