Lagi, Kejari Makassar Panggil 70 Orang Tua Siswa SMA 5

13
Kepala Kejari Makassar Dicky Rahmat Rahardjo (kiri)/IST

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kasus dugaan Pungutan Liar (Pungli) di SMAN 5 Makassar hingga kini masih dilakukan penyidikan dengan pemeriksaan saksi-saksi serta pengumpulan barang bukti. Adapun saksi yang akan diperiksa terkait kasus pungli dengan alibi pembelian bangku untuk kelas baru itu sebanyak 70 orang tua siswa lebih.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar, Dicky Rahmat Rahardjo menyebutkan Kejari Makassar memanggil 70 orang tua siswa SMA 5 Makassar sebagai saksi.

“Sampai hari ini lebih kurang 70 saksi. Namun diagendakan akan lebih 100 orang tua siswa akan kami panggil. Karena nanti kami akan mencocokkan dengan barang bukti yang ada,”ungkapnya kepada SULSELSATU.com saat ditemui di kantor Kejari Makassar, Selasa (14/3/2017).

Pasca Ditetapkannya Kepala SMA 5 Makassar, Yusran sebagai tersangka dan ditolaknya permohonan penangguhan penahanannya membuat pihak penyidik mempunyai waktu hingga 60 hari kedepan untuk pemeriksaan saksi.

“Sudah dilakukan penahanan sebanyak 20 hari dan saya juga telah menyetujui perpanjangan penahanan hingga 40 hari. Berarti jaksa penyidiknya punya waktu 60 hari kedepan untuk merampungkan berkas dakwaan,”paparnya.

Dicky juga berharap bahwa pemeriksaan kasus pungli SMAN 5 ini bisa selesai sebelum masa penahanan tersangka habis, agar masyarakat bisa tahu kejelasan dari kasus ini secepatnya.

Munawir

Lagi, Kejari Makassar Panggil 70 Orang Tua Siswa SMA 5 1

Rekomendasi Berita

Baca Juga