Sidang Penistaan Agama, Ahok Hadirkan Mantan Sopirnya Sebagai Saksi

2

SULSELSATU.com, JAKARTA – Sidang penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahja Purnama (Ahok) kembali digelar. Sidang ke-14 kali ini, mendengarkan kesaksian dari pihak terdakwa.

Tim pengacara terdakwa Ahok, menghadirkan saksi langsung dari Belitung Timur. Tak tanggung-tanggung, tiga saksi dari kampung halaman Ahok dibawa ke Jakarta untuk menjalani sidang.

Salah satu saksi yaitu, Suyanto yang merupakan mantan supir Ahok. Suyanto yang kini bekerja serabutan di Belitung Timur mengatakan Ahok adalah sosok yang baik dan tidak pernah bermasalah dengan masyarakat di Belitung Timur baik saat Ahok menjadi bupati Belitung Timur.

“Orang itu cukup baik, dengan masyarakat Belitung Timur enggak ada masalah. Jadi beliau sampai dimanapun kalau ada urusan kayak gini, biar saya enggak kerja sama beliau, saya tetap mau dukung beliau,” kata Suyanto yang dikutip dari INILAHCOM di Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (14/3/2017).

Sidang Penistaan Agama, Ahok Hadirkan Mantan Sopirnya Sebagai Saksi 1

Didalam persidangan Suyanto mengaku, Ahok adalah sosok teman. Mereka kerap menginap dikediaman Ahok. Dia mengaku sedih, Ahok kini dirundung masalah penistaan agama.

“Apabila beliau perlukan saya akan dukung. Titik darah terakhir kalau perlu saya sedia korbanin,” ujarnya.

Suyanto mengenal saat Basuki masih lajang karena menjadi caddy saat Basuki bermain tenis mulai tahun 1989. Suyanto kemudian menjadi supir di perusahaan milik Ahok, PT Nurindra Eka Persada. Tahun 2003, Suyanto memilih keluar dari perusahaan tanpa bersedia mengungkapkan alasan pengunduran dirinya. Suyanto hingga kini masih menjadi supir freelance keluarga Ahok jika pulang ke Belitung Timur.

Sidang Penistaan Agama, Ahok Hadirkan Mantan Sopirnya Sebagai Saksi 2

Rekomendasi Berita

Baca Juga