Kenali Tanda Kecerdasan Emosional Rendah

- Advertisement -

SULSELSATU.com– Kecerdasan emosional merupakan salah satu yang mesti dimiliki semua orang jika ingin sukses dalam hidupnya. Sebab, kesuksesan tidak bisa diraih hanya dengan kecerdasan intelegensia saja.

Sebuah penelitian bahkan menunjukkan, 90 persen orang yang berada di puncak kesuksesan terbukti memiliki kecedasan emosional yang tinggi. Walau kecerdasan emosional relatif sulit diukur, namun mereka yang punya kecerdasan ini umumnya memiliki kepribadian yang disukai, mampu mengelola emosinya dengan baik, serta mampu membina hubungan dengan orang lain.

Meski pun sulit diukur, tetapi ada beberapa tanda yang bisa menunjukkan seseorang memiliki tingkat kecerdasan emosional yang rendah seperti dikutip dari Kompas.com, yakni diantaranya:

Gampang stres
Setiap orang tentu menghadapi kesulitan-kesulitan, namun jika tantangan itu dengan cepat membentuk sensasi tidak menyenangkan, seperti stres atau kecemasan, kemungkinan kecerdasan emosional Anda rendah.

- Advertisement -

Orang yang kurang mampu menggunakan kecerdasan emosionalnya cenderung akan menyalahkan orang lain serta tidak bisa mengatur mood-nya. Kecerdasan emosional akan membantu kita mengendalikan stres sebelum stres itu menguasai hidup kita.

Tegas pada diri sendiri
Orang dengan tingkat EQ yang tinggi umumnya memiliki perilaku yang baik, empati, dan kebaikan, namun tetap mampu bersikap tegas pada diri sendiri sehingga bisa menghindari reaksi emosi yang tidak perlu.

Minim kosa kata emosi
Setiap orang mengalami berbagai emosi, tetapi hanya sedikit yang bisa secara akurat mendefinisikan apa yang mereka rasakan. Label emosi yang tidak jelas sering menimbulkan pemahaman yang keliru dan akhirnya memicu pilihan irasional dan kurang produktif.

Orang dengan tingkat EQ tinggi memahami apa yang terjadi pada dirinya. Misalnya, kalau kebanyakan orang mengungkapkan perasaannya “sedang tidak enak”, mereka yang punya kecerdasan emosional akan melihat lebih dalam lagi apakah yang dirasakan itu “frustasi”, “mudah tersinggung”, atau “cemas”.

Makin spesifik kata yang dipakai untuk menggambarkan emosi, makin baik kemampuan kita mengambil tindakan akan perasaan itu.

Cepat membuat asumsi
Ciri yang nyata dari orang dengan kecerdasan emosional yang rendah adalah cepat membuat opini lalu malas melakukan konfirmasi. Dengan kata lain, mereka hanya mengumpulkan informasi yang mendukung opininya dan mengabaikan bukti dari pendapat sebaliknya. Biasanya mereka pun akan berdebat keras agar orang menerima pendapatnya.

Kondisi tersebut sebenarnya berbahaya bagi seorang pemimpin, karena ia perlu mengumpulkan banyak masukan dari timnya. Ia juga perlu berkomunikasi untuk membangun ide secara efektif.

Menyimpan unek-unek
Emosi negatif yang menyertai unek-unek yang disimpan sebenarnya bisa memicu respon stres, seperti sakit kepala, sulit berkonsentrasi, sampai susah tidur. Melepaskan ganjalan di hati bukan hanya membuat kita merasa lebih baik tapi juga berdampak positif bagi kesehatan.

Tidak melupakan kesalahan
Kemampuan untuk menjaga jarak dari kesalahan yang pernah dibuat sangatlah penting. Kita tidak melupakannya, tapi menjaga jarak aman sehingga bisa mengingatnya dan belajar dari kesalahan itu demi sukses di masa depan.

Tenggelam dalam kesalahan atau kegagalan akan membuat kita gelisah dan cemas, namun melupakannya juga rentan menyebabkan kita jatuh dalam kesalahan yang sama. Kuncinya ada pada kemampuan kita untuk mengubah kesalahan menjadi pembelajaran.

Sering merasa tak dipahami
Anda merasa orang lain tak memahami maksud Anda karena sebenarnya Anda tidak mampu menyampaikan pesan dalam cara yang orang lain pahami. Orang yang punya kecerdasan emosional tinggi akan menyadari apakah ia sudah mengomunikasikan idenya dengan baik. Jika dirasa kurang dipahami ia akan melakukan pendekatan lain.

Tak bisa marah
Kecerdasan emosional bukan soal menjadi orang yang baik, tetapi mengatur emosi untuk mencapai hasil terbaik. Terkadang, ini berarti kita menunjukkan pada orang lain kita marah, sedih, atau frustasi.

Terus-terusan memamerkan emosi berupa rasa bahagia dan positif bukan cuma tidak jujur, tapi juga tak produktif. Orang dengan EQ tinggi bisa menunjukkan emosi positif dan negatif dalam situasi yang tepat.

Menyalahkan orang lain
Emosi berasal dari dalam diri. Terkadang memang lebih mudah untuk menghubungkan apa yang kita rasakan dengan tindakan orang lain. Namun, kita harus bertanggung jawab pada emosi sendiri. Tidak ada orang yang bisa membuat kita merasakan apa yang tidak ingin kita rasakan.

Gampang tersinggung
Orang yang punya kecerdasan emosional tinggi akan percaya diri dan berpikiran terbuka sehingga tak mudah tersinggung.

Terkadang kita tak takut membuat lelucon tentang diri sendiri atau membiarkan orang berkelakar tentang kita, karena kita mampu membedakan mana yang bercanda dan mana yang mengolok-olok.

- Advertisement -

Populer

Banjir Makassar Jadi Sorotan Utama Iqbal Suhaeb Pasca Dilantik Gubernur

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Iqbal Suhaeb kini resmi memegang roda pemerintahan di Kota Makassar sebagai Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar hingga Makassar mendapatkan wali kota...

None Bakal Usut Kasus Calo Kenaikan Pangkat Guru di Gowa

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Irman Yasin Limpo berjanji bakal melakukan investigasi internal terhadap lembaga yang dipimpinnya. Hal tersebut ia nyatakan pasca dua...

HRF 2019, Honda Fokus Kampanyekan #cari_ aman Berkendara

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Astra Motor Makassar di bulan suci Ramadhan hadir dengan acara Honda Ramadan Fest (HRF) 2019. Selama dua hari berlangsung yaitu pada 18-19...

Pemkab Lutra Siap Bayarkan THR PNS, Tapi…

SULSELSATU.com, LUTRA - Para PNS di Indonesia, termasuk di Luwu Utara, kini mulai “harap-harap cemas”. Pasalnya, pembayaran THR dan Gaji ke-13 yang regulasinya sudah...

Dewan Sebut Mutasi Kepsek SMA/SMK Sulsel Langgar Pergub

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Mutasi sejumlah guru atau kepala sekolah (Kepsek) SMA/SMK Negeri di Sulsel yang dilakukan dengan penerbitan SK (Surat Keputusan) gubernur pada 29...

Real Madrid Incar Striker Jebolan Tarkam Seharga Rp970 Miliar, Ini Profilnya

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Striker Eintracht Frankfurt, Luka Jovic semakin dekat dengan Real Madrid. Frankfurt bersedia melepas pemaian 21 tahun itu ke Los Blancos. Sebelum Madrid,...

Safari Ramadan di Bacukiki, Pangerang Rahim Ajak Kembangkan Potensi Pertanian

SULSELSATU.com, PAREPARE - Wakil Wali Kota Parepare Pangerang Rahim, melaksanakan Safari Ramadan di hari ke-13 puasa di Masjid Jami Nurul Iman, Kecamatan Bacukiki, Sabtu...

Aktivis di Jeneponto Tuntut “Mafia Pasar” Diadili

SULSELSATU.com, JENEPONTO - Sejumlah aktivis yang mengatasnamakan diri dari Mahasiswa dan Pemuda Bersatu menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Disperindag Jeneponto, Jl. Sultan...

GALERI FOTO: Komisi I DPR RI Kunker di Kodam XIV Hasanuddin

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Ketua tim Kunjungan Kerja (Kunker) Spesifik Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI), Satya Widya Yudha melakukan kunjungan kerja...

Baca Juga

Bupati Jeneponto Janji Copot Bendahara RSUD Lanto Dg Pasewang

SULSELSATU.com, JENEPONTO - Bupati Jeneponto Iksan Iskandar berjanji akan mencopot Bendahara RSUD Lanto dg Pasewang, Kaharuddin Oca dari jabatannya. Janji itu disampaikan Iksan usai menerima...

Banjir Makassar Jadi Sorotan Utama Iqbal Suhaeb Pasca Dilantik Gubernur

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Iqbal Suhaeb kini resmi memegang roda pemerintahan di Kota Makassar sebagai Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar hingga Makassar mendapatkan wali kota...

Pj Wali Kota Makassar Temui Pangdam XIV Hasanuddin

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, kembali melakukan kunjungan silaturahmi dengan jajaran Forkopimda. Kali ini ia menemui ke Panglima Kodam XIV...

Kronologi Lengkap Bentrokan Ratusan Driver Ojol dan Jukir di Panakkukang

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Peristiwa bentrokan antara ratusan driver ojol (ojek online) dan juru parkir di area terowongan Mal Panakkukang pada Senin (13/5/2019) malam berhasil...

Terbaru

Kemenhub Bakal Atur Jam Operasional dan Diskon Sewa Ojek Online

SULSELSATU.com, JAKARTA - Kementerian Perhubungan kembali bakal membuat aturan baru untuk ojek online. Aturan baru itu mulai dari batasan waktu operasional dan diskon sewa...

Ronaldo Terpilih sebagai Pemain Terbaik Liga Italia

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Cristiano Ronaldo meraih penghargaan perdananya selama merumput di Liga Italia. Bomber asal Portugal ini terpilih sebagai pemain terbaik Liga Italia musim...

Masyarakat dan Pemerintah di Sulsel Tolak People Power 

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Gerakan people power yang digagas sejumlah tokoh politik pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dinilai bisa menciptakan instabilitas negara.  People...

HRF 2019, Honda Fokus Kampanyekan #cari_ aman Berkendara

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Astra Motor Makassar di bulan suci Ramadhan hadir dengan acara Honda Ramadan Fest (HRF) 2019. Selama dua hari berlangsung yaitu pada 18-19...
video

VIDEO: Bocorkan Data 500 Ribu Pengguna, Google+ Resmi Ditutup

SULSELSATU.com – Google resmi mengumumkan untuk menutup layanan media sosial Google+. Langkah ini diambil menyusul adanya kebocoran data 500.000 data pribadi pengguna. Kebocoran ini disebabkan oleh...