Kejati Sulselbar Tahan Kepala BPN Maros, Salahuddin : Bukti Kami Tidak Diskiriminasi

9
Kasipenkum Kejati Sulselbar, Salahuddin. (Dok. Sulselsatu.com)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar benar-benar menjawab tantangan Anti Corruption Committe (ACC) Sulawesi yang sebelumnya menyebut Kejati Sulselbar bertindak diskriminasi terhadap tersangka korupsi pembebasan lahan untuk perluasan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.

Diskriminasi di maksud ACC Sulawesi yakni perbedaan perlakukan terhadap 4 tersangka sebelumnya yang telah ditahan oleh Kejati dengan 5 tersangka lainnya yang tak lain adalah pegawai BPN Maros.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Sulselbar Salahuddin menegaskan dalam mengungkapkan kasus korupsi pembebasan lahan Bandara, sama sekali tidak ada diskriminasi.

“ACC Sulawesi yang mengatakan Kejati tidak profesional, ada diskriminasi dan hari ini kita bisa lihat bersama apakah benar kita diskriminasi dengan ditahannya 5 tersangka lainnya,”tegas Salahuddin.

Diberitakan sebelumnya, Kejati Sulselbar resmi menahan 5 tersangka lainnya yakni kepala BPN Maros, Andi Nuzuliyah bersama empat orang lainnya. Salahuddin mengatakan bahwa kelima tersangka akan dilakukan penahanan selama 20 hari kedepan sebagai tahanan penyidik.

“Kelimanya ditahan selama 20 hari kedepan sebagai tahanan penyidik” kata salahuddin

Lanjut salahuddin, kelima tersangka ditahan karena diitemukan adanya perbuatan melawan hukum tentang pengadaan tanah untuk kepentingan umum.

“Ditemukan adanya perbuatan melawan hukum, yakni ketentuan yang mengatur masalah pengadaan tanah untuk kepentingan umum undang-undang nomor 2 tahun 2012,”paparya.

Munawir

Kejati Sulselbar Tahan Kepala BPN Maros, Salahuddin : Bukti Kami Tidak Diskiriminasi 1

Rekomendasi Berita

Baca Juga