Jumlah Pengangguran di Makassar Capai 71.306 Orang

77
Bappenas, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Pusat Pengembangan Keahlian, Skil Development Centre, Badan Nasional Sertifikat Profesi (BNSP), Sumarna F Abdurahman, Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, Dinas Tenaga Kerja Makassar, Disnaker, Kepala Disnaker Makassar, Andi Irwan Bangsawan
Ilustrasi. (INT)

SULSELSATU.com, MAKASSAR– Data Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Makassar tahun 2016 menggambarkan dari 1,7 juta jiwa jumlah penduduk ada 6.64% atau 71.306 jiwa jumlah pengangguran. Sementara angkatan kerja mencapai 12.2 persen setara dengan 526.000 jiwa dengan jumlah pencari kerja sebesar 120.000 jiwa.

“Banyak peluang kerja tapi sumber daya yang sesuai kebutuhan masih kurang. Kualitasnya perlu ditingkatkan melalui Diklat dan tersertifikasi,” kata Kepala Disnaker Makassar Andi Irwan Bangsawan, Rabu (15/3/2017).

Fakta tersebut membuat Pemerintah Kota Makassar menyambut baik rencana Badan Perencanaan Pembangunan Nasional akan membangun Pusat Pengembangan Keahlian (Skil Development Centre) di Makassar. Rencana ini sendiri diungkapkan oleh Ketua Badan Nasional Sertifikat Profesi (BNSP) Sumarna F Abdurahman.

Sumarna menemui, Wali Kota Makassar Danny Pomanto antusias guna menyampaikan hal tersebut, Selasa (14/3/2017) malam. Menurutnya, pusat pengembangan keahlian ini dapat mengintegrasikan lembaga pendidikan dan pelatihan dengan industri.

“Program ini dapat mengidentifikasi apa saja kebutuhan industri yang terkait dengan tenaga kerja. Hasilnya berupa kesepakatan standar oleh lembaga pendidikan dan pelatihan (Diklat) yang mengsinkronkan dengan materi pembelajarannya. Setelah itu, keluaran dari lembaga diklat dapat diserap industri,” kata Sumarna.

Sementara itu, Wali Kota Makassar, Danny Pomanto menilai, program Bappenas ini dapat membantu pemerintah menaklukkan tantangan pembangunan. Jumlah tenaga kerja terampil akan semakin banyak terserap di sektor industri.

“Tantangan terbesar pemerintah kota adalah memerangi kemiskinan, mempersempit gini ratio, dan menekan tingkat pengangguran,” kata Danny.

Potensi terbesar yang dimiliki Makassar berada di sektor maritim semisal pembuatan kapal, hasil laut dan perikanan. Dijadwalkan pagi ini, Sumarna akan mengunjungi industri yang bergerak di sektor maritim. Ia juga akan berkunjung ke tempat pelatihan dan pendidikan yang nantinya akan menghasilkan tenaga kerja bagi sektor maritm.

Ari Maryadi

Rekomendasi Berita

Baca Juga