Pejabat BPN Gowa yang Ditangkap Pungli Tidak Ditahan

61
Polda Sulsel, Humas Polda Sulsel, Pungli, Pejabat Pungli, Pelaku Pungli, BPN Gowa, Badan Pertanahan Negara, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Sulsel, Gowa, Faisal, Dicky Sondani, Kombes Pol Dicky Sondani, Saber Pungli, Pungli
Ilustrasi. (INT)

SULSELSATU.com, MAKASSAR– Kepala Sub Seksi Pendaftaran Tanah BPN Gowa, Faisal yang ditangkap tim gabungan Polda Sulsel dan Ombudsman Sulsel dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) kasus pungutan liar tak ditahan. Faisal terlihat kembali berkantor sejak Senin lalu.

Menurut Kabag Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, kasus yang ditangani Ditkrimsus tersebut sementara masa pemeriksaan. Terkait Faisal yang kembali berkantor, Dicky mengatakan bahwa barang bukti yang diamankan tidak memenuhi unsur undang-undang tipikor.

“Kenapa tidak ditahan, karena barang buktinya hanya Rp 3 juta. Itu tidak memenuhi masuk dalam kategori tindak pidana korupsi,” katanya, Kamis (16/3/2017).

Dicky menjelaskan bahwa barang bukti untuk kasus pelanggaran UU Tipikor No 31 haruslah sebesar Rp 5 juta keatas agar bisa dilakukan penahanan.

Pejabat BPN Gowa yang Ditangkap Pungli Tidak Ditahan 1

Kasus yang menimpa Faisal, pejabat BPN Gowa itu dikenakan pasal 12 E UU No. 20 Tahun 2001, Sub Pasal 23 UU No 31 Tahun 1999 junto Pasal 421 KUHP junto Pasal 55 KUHP tentang perbuatan pidana pungutan oleh pegawai negeri.

Ancaman hukuman di pasal 12 A untuk barang bukti diatas Rp 5 juta, menurut Dicky adalah penjara 5 tahun masa penahanan.

“Hukumannya sesuai pasal 12 A adalah 5 tahun penjara apabila barang buktinya mencapai Rp 5 juta ke atas,” pungkas Dicky.

Munawir

Pejabat BPN Gowa yang Ditangkap Pungli Tidak Ditahan 2

Rekomendasi Berita

Baca Juga