Foto: Dewan Awasi Pembongkaran Paksa Bangunan RS Paramount

118
DPRD Makassar, Pansus Fasum Fasos DPRD Makassar, Pansus DPRD Makassar, RS Paramount, Paramount Hospital, Satpol PP, Dinas Tata Ruang Pemkot Makassar, Garis Sempadan Bangunan, Abdul Wahab Tahir, Yenni Wijaya, Makassar, Sulsel
(SULSELSATU/IST)

SULSELSATU.com, MAKASSAR– Panitia Khusus (Pansus) Fasilitas Umum (Fasum) dan Fasilitias Sosial (Fasos) DPRD Kota Makassar turun melakukan pengawasan pembongkaran Ram Oprite Rumah Sakit Paramount Hospital yang dilakukan Satpol PP Makassar, Kamis (16/3/2017).

Pembongkaran ini dilakukan karena pembangunan Ram Oprite rumah sakit tersebut telah menutup akses pejalan kaki. Selain itu pembangunan rumah sakit ini juga melanggar aturan terkait Garis Sempadan Bangunan (GSB).

DPRD Makassar, Pansus Fasum Fasos DPRD Makassar, Pansus DPRD Makassar, RS Paramount, Paramount Hospital, Satpol PP, Dinas Tata Ruang Pemkot Makassar, Garis Sempadan Bangunan, Abdul Wahab Tahir, Yenni Wijaya, Makassar, Sulsel

Pembangunan Rumah sakit yang terletak Jln. AP Pettarani tepat di depan kantor DPRD Makassar ini telah berulang kali melakukan pelanggaran peraturan daerah.

Ketua Pansus Fasum Fasos, Abdul Wahab Tahir mengatakan, proses pembongkaran dilakukan agar hak-hak publik dilindungi. Pembangunan Ram Oprite telah menutup akses pejalan kaki.

“Kita ingin agar para pengusaha taat hukum. Jangan ada pelanggaran dalam pembangunan apalagi sampai merampas hak-hak masyarakat,” katanya.

DPRD Makassar, Pansus Fasum Fasos DPRD Makassar, Pansus DPRD Makassar, RS Paramount, Paramount Hospital, Satpol PP, Dinas Tata Ruang Pemkot Makassar, Garis Sempadan Bangunan, Abdul Wahab Tahir, Yenni Wijaya, Makassar, Sulsel

Proses pembongkaran tersebut diwarnai protes keras oleh pemilik rumah sakit, Yenny Wijaya yang keberatan atas pembongkaran yang dilakukan pihak Satpol PP, Dinas Tata Ruang Pemkot Makassar bersama Anggota Pansus DPRD.

Foto: Dewan Awasi Pembongkaran Paksa Bangunan RS Paramount 1

Rekomendasi Berita

Baca Juga