Penanggulangan Kebakaran, Makassar Butuh 14 Posko Lagi

6
Ketua Badan Pembentukan Perda DPRD Makassar Rahman Pina bersama Kepala Dinas Damkar Makassar Imran Samad dan Penyusun Draf Akademik Ranperda Standar Pedoman Pencegahan Bahaya Kebakaran, Prof Dr Trisutomo saat acara Kemitraan DPRD Makassar dengan masyarakat yang digelar di halaman kantor Dinas Damkar Makassar jalan Komplek PDAM Makassar, Kamis(16/3/2017)/Asrul SULSELSATU.com

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Tingkat terjadinya musibah kebakaran di kota Makassar mengalami kenaikan. Banyak penyebab terjadinya kebakaran, mulai dari korsleting listrik hingga akibat kompor gas di rumah warga. Dari 14 Kecamatan di Kota Makassar, sampai saat ini, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) baru memiliki 4 posko yang tersebar di kota Makassar.

Penyusun Draf Akademik Ranperda Standar Pedoman Pencegahan Bahaya Kebakaran, Prof Dr Trisutomo menyebutkan dengan hanya memiliki 4 posko Damkar, membuat upaya petugas Damkar Makassar masih membutuhkan minimal 15 menit waktu untuk menjangkau TKP kebakaran. Untuk menekan angka tersebut, kata dia, idealnya Damkar Makassar harus menambah 14 posko lagi agar nantinya bisa menjangkau seluruh wilayah kota Makassar.

Sementara itu, Ketua Badan Pembentukan Perda DPRD Makassar, Rahman Pina mengatakan diharapkan dengan adanya Ranperda Standar Pedoman Pencegahan Bahaya Kebakaran bisa menjadi acuan untuk pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam antisipasi kebakaran.

“Jika sudah ada Perda ini, Biar pun berganti Kepala Dinas ataupun personil Damkar, SOP ini akan tetap berjalan dan tidak akan berubah. Sehingga masyarakat yang terkena musibah kebakaran bisa dengan cepat tertangani dan warga yang menjadi korban tidak panik,” paparnya saat acara Kemitraan DPRD Makassar dengan masyarakat yang digelar di halaman kantor Dinas Damkar Makassar jalan Komplek PDAM Makassar, Kamis(16/3/2017).

Penanggulangan Kebakaran, Makassar Butuh 14 Posko Lagi 1

Selain itu, nantinya dalam Ranperda tersebut juga akan mengatur bagi gedung atau ruko untuk menyediakan Alat Pemadam Kebakaran Standar (Alpart)

Kepala Dinas Damkar Makassar Imran Samad tugas damkar bukan hanya menanggulangi bencana, namun juga memberikan penyuluhan dan pendidikan tentang tata cara penanganan pertama apabila terjadi potensi kebakaran.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, sebagai bentuk tindakan cepat penanganan bencana kebakaran, damkar menyediakan posko damkar yang terbagi di beberapa lokasi diseputaran wilayah Kota Makassar.

Sehingga, apabila ada terjadi kebakaran damkar dapat berkgerak cepat sebelum api menjalar kemana-mana.

“Di Makassar potensi kebakaran sangat besar karena hal itu kita siapkan
60 armada di 4 posko se Kota Makassar.
Kenapa harus ada posko karena kita harus sigap saat menerima adanya terjadi kebakaran paling lambat 15 menit sudah harus ada di TKP,” jelasnya.

Asrul

Penanggulangan Kebakaran, Makassar Butuh 14 Posko Lagi 2

Rekomendasi Berita

Baca Juga