iklan Kareba Parlementa

Sidang Korupsi e-KTP Akan Hadirkan Gubernur BI, Jaksa KPK : Keterangan Agus Sangat Penting

Iklan Humas SulSel

SULSELSATU.com, JAKARTA – Sidang kedua kasus dugaan korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) telah digelar dengan menghadirkan mantan Mendagri Gamawan Fauzi sebagai saksi.

Untuk sidang berikutnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menghadirkan mantan Menteri Keuangan yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardjojo. Tim Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Irene Putri mengatakan, keterangan Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardjojo sangat penting untuk pembuktian kasus korupsi e-KTP.

Sehingga, kata dia, keterangan Agus harus dikejar untuk melengkapi jalan cerita korupsi yang merugikan uang negara senilai Rp2,3 triliun. Sedianya Agus akan dimintai keterangan sebagai mantan Menteri Keuangan. Sebab, pada saat proyek ini berlangsung Agung jadi Menkeu.

“(Keterangan Agus) Penting. Keterkaitan Agus (Martowardjojo) dalam (proses) penganggaran itu PHLN (pinjaman hibah luar negeri), yang kemudian menjadi APBN murni,” kata Irene di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat seperti yang dikutip dari INILAHCOM, Kamis (16/3/2017).

Selain soal perubahan dana anggaran dari hibah ke APBN juga dikonfirmasi terkait persetujuan proyek e-KTP jadi multiyears. Namun Irene tak merinci kaitan Agus dalam kasus ini.

“Kemudian perubahan tahun anggaran dari yang hanya 2011-2012 menjadi sampai 2013. Banyaklah nanti,” ujar dia.

Agus diketahui mangkir alias tak penuhi panggilan Jaksa KPK. Sedianya ia akan dimintai keterangan sebagai saksi soal kasus korupsi e-KTP. Agus mengaku tak bisa memenuhi panggilan KPK karena menghadiri rapat dewan gubernur dan pergi ke luar negeri.

Bahkan, Agus tidak bisa dihadirkan pada pekan depan. Agus meminta dihadirkan pada pekan berikutnya. Yakni diakhir bulan ini.

“Agus sudah bilang minggu depan juga tidak bisa, karena dia konferensi sampai tanggal 21-22, jadi minggu depan masih belum bisa,” ujar dia.

Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin sebelumnya menyebut mantan Menteri Keuangan Agus Martowardojo terlibat dalam proyek e-KTP di Kementerian Dalam Negeri.
Agus diduga memuluskan proyek yang berjalan pada 2011-2013. “Ada dana mengalir ke sana,” kata Nazaruddin di KPK, Selasa, 18 Oktober 2016 malam.

Nazaruddin mengatakan bahwa anggaran pengadaan proyek e-KTP multiyears tidak akan berjalan tanpa persetujuan Agus. Sebab, kata dia, persetujuan utama proyek tersebut berasal dari Menteri Keuangan yang ketika itu dijabat Agus.

Iklan PDAM
...

Populer

OPINI: Tantangan Pendidikan di Tengah Pandemi Covid-19

Oleh Triliana s. Utina (Mahasiswa Universitas Gorontalo) Pandemi Covid-19 memaksa masyarakat dunia mendefinisikan makna hidup, penyebaran virus corona (Covid-19) yang semakin hari semakin meningkat menjadi...

6 Kerajaan Tertua di Indonesia

SULSELSATU.com - Negara Indonesia adalah negara yang mempunyai banyak kerajaan pada jaman dahulu. Kerajaan-kerajaan tersebut pernah jaya pada masanya dan kini kita hanya bisa...

VIDEO: Pemotor Trail Lakukan Pelecehan, Sentuh Area Sensitif Wanita Berkemben di Sungai

SULSELSATU.com - Seorang pengendara motor trail tega melakukan pelecehan terhadap seorang wanita di sebuah sungai. Dalam video terlihat wanita seksi berkemben atau memakai kain jarik. Kejadian...

7 Jurus Menghadapi Orang yang Benci Sama Kita

SULSELSATU.com, Setiap orang yang membenci kita memiliki alasannya masing-masing. Bisa jadi karena kita terlalu berlebihan, kita memiliki sikap dan sifat yang tidak disukai oleh...

Catat! Berikut Menu Diet Seminggu yang Ampuh

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Baik Diet OCD maupun Diet Mayo, Bagi Sahabat Sehat yang sedang berniat untuk diet, tak ada salahnya untuk mengadopsi gaya hidup...

Asosiasi Pedagang Karisa Datangi Kantor DPRD Jeneponto, Ini Harapannya

SULSELSATU.com, JENEPONTO - Sejumlah pengurus Asosiasi Pedagang Karisa mendatangi Kantor DPRD Jeneponto, Senin (28/9/2020). Mereka datang membawa sejumlah aspirasi para pedagang yang kiosnya terbakar...

Wabup Jeneponto Ditunjuk Jadi Ketua Tim Pemulihan Pasar Karisa

SULSELSATU.com, JENEPONTO - Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar secara resmi menunjuk Wakil Bupati Jeneponto, Paris Yaris sebagai ketua Tim Penanganan dan Pemulihan Pasar Karisa yang...

Inilah 6 Peran Ayah yang Ideal untuk Keluarga Ayah

 SULSELSATU.com - Ayah adalah bagian yang tak terpisahkan dalam keluarga. Keluarga bukan hanya urusan para Ibu, sementara urusan Ayah adalah mencari nafkah. Pembagian peran...

BI Prediksi Ekonomi Indonesia Tahun Ini Hanya 1,9 Persen

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini...

Artikel Lainnya

Pekan Otomotif Sidrap Tembus 10 Ribu Pengunjung

SULSELSATU.com, SIDRAP - Puncak Pekan Otomotif Sidrap 2017 yang berlangsung selama...

Hasil Lengkap Pertandingan Uji Coba Internasional Dinihari Tadi

SULSELSATU.com - Juara dunia lima kali, Brasil, menang 3-0 dari tuan...

PILGUB DKI JAKARTA : Ini Alasan Ahok tak Pakai Kemeja Kotak-Kotak

SULSELSATU.com, JAKARTA - Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau...

Belasan Rumah di Ratulangi Hangus Terbakar

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Kebakaran hebat terjadi di Jalan Dr. Sam Ratulangi...

Lantik Pejabat Fungsional, Sumarsono Minta Guru Jadi Penyambung Lidah Pemerintah

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Pj Gubernur Sulsel, Sumarsono, melantik sebanyak 104 Pejabat...

Terkini

Dua Wartawan di Jeneponto Diusir Oknum Security Saat Meliput di DPRD

SULSELSATU.com, JENEPONTO - Rapat Anggaran perubahan R-APBD di ruang komisi III...

Ditunjuk Jadi Ketua Tim Pemulihan Pasar Karisa, Wabup Jeneponto Tancap Gas

SULSELSATU.com, JENEPONTO - Wakil Bupati Jeneponto, Paris Yaris langsung action pasca...

Besok PDAM Makassar Bakal Bagikan Air Gratis ke Warga Tallo

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Perumda Air Minum Kota Makassar bekerja sama dengan...

Kampanye di Zona III, Andi Zunnun Sisir 4 Kelurahan

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Calon Wakil Wali Kota Makassar, Andi  Zunnun Armin...

MK3SS Dukung Program Priortitas Gubernur Sulsel

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Prof Dr...