Pasca Longsor, Ketua DPRD Luwu Minta Kembalikan Fungsi Hutan

Kabupaten Luwu, Luwu, Longsor di Luwu, Desa Kaladi, Kecamatan Suli Barat, Berita Longsor, Musibah Longsor, Sulsel, Media di Sulsel, Sulselsatu
Ratusan personil Polres Luwu dikerahkan ke lokasi longsor di Luwu.

SULSELSATU.com, LUWU – Ketua DPRD Kabupaten Luwu, Andi Muharrir, menuding penyebab banjir dan longsor di Luwu akibat banyaknya pembabatan hutan menjadi kebun. Menurutnya, longsor yang terjadi saat musim hujan akibat hutan yang sudah gundul dan berubah fungsi menjadi kebun cengkeh dan kakao.

“Sudah tidak bisa dibedakan, mana kawasan hutan lindung dan kebun rakyat. Coba lihat di lokasi longsor, sudah tidak ada pohon-pohon besar, berubah menjadi kebun cengkeh,” kata Andi Muharrir, saat meninjau lokasi longsor di Desa Kaladi.

Fungsi pengawasan hutan yang kini diambil alih Dinas Kehutanan Provinsi, menambah lemahnya pengawasan hutan khususnya di Luwu. Menurutnya, bencana alam seperti banjir dan longsor akan terus terjadi jika tidak fungsi hutan tidak dikembalikan.

“Bukan bermaksud menyalahkan masyarakat kita yang cari hidup, hanya saja jika merusak hutan, juga tidak bisa dibenarkan, karena yang merasakan susahnya adalah kita sendiri,” ujarnya.

Penulis : Haswadi
Editor : Awang Darmawan