Helikopter yang Dinaiki Menteri PUPR Mendarat Darurat, Ini Kata Gubernur Syahrul

16
Helikopter yang dinaiki Menteri PUPR dan Gubernur Sulsel yang mendarat darurat di Parepare, Rabu (19/4/2017)/Pijarnews.com

SULSELSATU.com, PAREPARE – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) M Basuki Hadimoeljono dan gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo serta 5 rombongan lainnya yang hendak bertolak ke Kabupaten Wajo menggunakan Helikopter tiba-tiba harus mendarat darurat di Parepare, Rabu (19/4/2017) karena pilot mengalami serangan jantung.

“Saat terbang, tiba-tiba sang pilot Kapten Warin terserang penyakit jantung. Kemudian saya sarankan mendarat di Kota Parepare, di Stadion Gelora Mandiri ini,” beber Syahrul di Stadion Gelora Mandiri Kota Parepare, Rabu (19/4/2017).

Syahrul mengatakan jika sang pilot Helikopter dengan nomor seri Ec 155 B1 Indonesia Air PK-TPF berwarna merah putih ini sempat membuat panik karena mengaku sesak dan sudah tidak tahan membawa helikopter.

“Saya sarankan untuk mendarat di Kota Parepare, karena kota ini memiliki pelayanan kesehatan yang lengkap serta tanggap,”ujar Mantan Bupati Gowa dua periode tersebut.

Mengetahui hal tersebut Walikota Parepare Taufan Pawe segera menghubungi Call Center 112 kemudian Tim Medis langsung menjemput Pilot dan segera membawa ke RSUD Andi Makkassau.

Hinga kini Kapten Arwin masih dirawat di RSUD Andi Makassau kota Parepare.

Pasca mendarat mendadak Menteri PUPR dan Gubernur Sulsel bersama rombongan melanjutkan perjalanan ke wajo dengan menggunakan helikopter bantuan TNI.

Diketahui, tujuan Menteri PUPR dan Gubernur Sulsel ke wajo adalah dalam rangka untuk Meresmikan Bendungan Pasellorang di kab. Wajo.

Penulis : Habib Rahdar
Editor : Ihwan Fajar

Helikopter yang Dinaiki Menteri PUPR Mendarat Darurat, Ini Kata Gubernur Syahrul 1

Rekomendasi Berita

Baca Juga