SYL: Masyarakat Wajo Berhutang kepada AIA

6
SYL : Masyarakat Wajo Berhutang Kepada AIA
Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo mengunjungi proyek pembangunan bendungan Paselloreng bersama Menteri PU, Basuki Hadimuljono, Dirjen PSDA dan Kepala Balai Air Sulsel di Kabupaten Wajo, Rabu 19 April 2017.

Gubernur Sulawesi Selatan,  Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengunjungi proyek pembangunan bendungan Paselloreng bersama Menteri PU,  Basuki Hadimuljono, Dirjen PSDA dan Kepala Balai Air Sulsel di Kabupaten Wajo, Rabu 19 April 2017.

Dalam sambutannya, SYL mengatakan masyarakat Wajo berhutang di masa depan kepada Andi Iwan Aras (AIA). Pasalnya, Andi Iwan Aras sangat peduli dengan Wajo.

“Andi Iwan Aras adalah anggota DPR RI asal Sulawesi Selatan yang paling saya andalkan. Dia petarung yang gigih dan bukan hanya Sulsel yang menjadi kepeduliannya tapi seluruh Indonesia. Dia selalu memperhatikan dan mengutamakan Kabupaten Wajo,” kata SYL.

SYL : Masyarakat Wajo Berhutang Kepada AIA
Dalam sambutan Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo pada kunjungan pembangunan bendungan Paselloreng di Kabupaten Wajo, Rabu 19 April 2017 Ia mengatakan masyarakat Wajo berhutang di masa depan kepada Andi Iwan Aras. Pasalnya, Andi Iwan Aras sangat peduli dengan Wajo.

Dalam sambutan itu pula, SYL mengatakan bahwa Ia sangat berterima kasih kepada Menteri PU, Basuki Hadimuljono yang telah memberikan kesempatan kepada Sulsel untuk menyuplai pangan ke 22 Provinsi yang ada di Indonesia. Dan, karena hal ini lah, Sulawesi Selatan menjadi salah satu penyuplai pangan terbesar di Indonesia.

Sementara itu AIA selaku perwakilan Komisi 5 DPR RI dalam sambutannya mengatakan bahwa Wajo merupakan lumbung suara terbesarnya, olehnya itu sudah menjadi kewajiban secara moril untuk memperjuangkan kepentingan-kepentingan masyarakat Wajo. “Kalau bisa sekarang buat apa menunggu 7 tahun lagi,” ujarnya.

Ia menambahkan, Bendungangan Passeloreng adalah salah satu janjinya kepada masyarakat ketika ia mencalonkan diri sebagai Anggota DPR RI. “Maka wajib hukumnya saya mengawal kelancaran kegiatan ini sesuai dengan fungsi dan wewenang saya,” katanya.

Dalam perjalanan dari Makassar menuju Wajo memakai helikopter mengalami sedikit gangguan, pilot helikopternya tiba-tiba mengalami serangan jantung sehingga melakukan pendaratan darurat di Parepare. Setelah pilot bantuan didatangkan, barulah rombongan tersebut melanjutkan perjalanan sampai di Wajo dengan selamat.

Editor : Kink Kr

 

Rekomendasi Berita

Baca Juga