Bupati Cantik Indah Penuhi Panggilan Pengadilan Makassar

17
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, Arifin Junaedi, Kasus Korupsi DID Lutra, Pengadilan Negeri Makassar, PN Makassar, Menteri Keuangan, Kasus Korupsi di Lutra, Makassar, Sulsel, Media di Sulsel, Sulselsatu, Terkini dan Terbaru tentang Sulsel

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sidang kasus dugaan korupsi Dana Insentif Daerah (DID) kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Makassar. Kali ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan mantan Wakil Bupati Luwu Utara (Lutra) yang saat ini sudah menjabat sebagai Bupati Lutra, Indah Putri Indriani.

Bupati cantik ini pun memenuhi panggilan JPU untuk hadir dalam sidang dugaan korupsi DID yang melibatkan mantan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Lutra Andi Sariming.

Bupati Cantik Indah Penuhi Panggilan Pengadilan Makassar 1
Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani saat memenuhi panggilan untuk memberi kesaksian terkait dugaan korupsi DID Lutra di Pengadilan Negeri Tipikor Makassar, Kamis (20/4/2017)/Munawir

Saat sidang, Indah yang ditemani oleh kerabat dan pengawal Bupati tampak tenang menjawab pertanyaan-pertanyaan majelis hakim dengan percaya diri.

Sesekali Indah menjawab pertanyaan Hakim dengan jawaban tidak tahu.

Ketika Hakim bertanya terkait RUK yang dia tandangani saat itu, dia menjawab bahwa dirinya selaku Wakil Bupati dan prosedurnya ketika Bupati tidak berada di tempat dan ada surat atau berkas yang harus ditandatangani maka Wakil atau Sekretaris Daerah (Sekda) yang harus bertandatangan.

“Saya tanda tangani, karena Bupati pada saat itu sedang tidak berada di tempat. Selain saya ada Sekda juga bisa tanda tangan selaku Bupati, ketika Bupati dan Wakil Bupati sedang tidak ada,”kata Indah.

Sekedar diketahui, selain Indah yang telah memenuhi panggilan JPU untuk hadir sebagai saksi, sebelumnya mantan Bupati Lutra Arifin Junaedi juga telah memberikan kesaksian didepan majelis hakim terkait dugaan korupsi DID Lutra.

Penulis : Munawir
Editor : Ihwan Fajar

Rekomendasi Berita

Baca Juga