Setelah KPK dan Polda Sulsel, Kali Ini Ombudsman Verifikasi CPI

32
Center Point of Indonesia. (INT)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kasus proyek pembangunan Centre Point of Indonesia (CPI) benar-benar menyita perhatian. Jika sebelumnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polda Sulsel menaruh perhatian pada proyek reklamasi CPI tersebut, kali ini giliran Ombudsman.

Bahkan Ombudsman secara diam-diam telah mendatangi Kantor Gubernur Sulsel untuk melakukan verifikasi terkait data-data yang berhubungan dengan CPI.

Ketua Ombusdman RI perwakilan Sulsel, M Subhan mengatakan, kunjungannya tersebut dilakukan setelah adanya laporan dari masyarakat terkait beberapa kesalahan-kesalahan dalam mega proyek tersebut.

“Ombusdman pusat didampingi Ombudsman Sulsel mendatangi Kantor Gubernur Sulsel setelah ada laporan masyarakat bahwa pembangunan CPI banyak melakukan kesalahan diantaranya soal perizinan,”Kata Subhan

Menurutnya, sebuah reklamasi mestinya tidak bisa di lakukan, jika proses kepemilikan tanah dilokasi pembangunan belumlah jelas.

“Sebuah reklamasi tidak bisa lanjut sebelum status tanah semua jelas dan dari laporan masyarakat, di lokasi pembangunan terdapat beberapa komplain seperti dari petani penggarap dan banyak lagi. Berarti klaim atas tanah di sana belum beres,”kata Subhan

Lanjut Subhan, seperti di Badan Pertanahan Negara (BPN), sebagai instansi yang mengeluarkan seritifikat tanah juga tidak bisa mengeluarkan sertifikat di lokasi itu ketika masih banyak komplain terkait kepemilikan tanah

“Status kepemilikan, perizinan dan langkah-langkah yang ditempuh apakah sudah tepat itu yang kami tanyakan ke Pemprov dan sampai saat ini kami masih terus melakukan pengumpulan data,”jelas Subhan

Setelah mendatangi kantor Gubernur Sulsel, rombongan Ombudsman langsung mendatangi lokasi pembangunan proyek CPI untuk memantau langsung apakah ada pelanggaran seperti yang dilaporkan.

Penulis : Munawir
Editor : Ihwan Fajar

Rekomendasi Berita

Baca Juga