Gara-gara Uang Panai Kurang, Keluarga Pengantin Baku Hantam saat Akad Nikah

83
Uang Panai, Uang Mahar, Uang Panai Mahal, Uang Panai Kurang, Kuala Lumpur, Malaysia, Makassar, Sulsel, Media di Sulsel, Sulselsatu, Terkini dan Terbaru tentang Sulsel

SULSELSATU.com – Uang mahar atau mas kawin atau yang biasa dikenal dengan uang panai merupakan salah satu syarat sahnya pernikahan. Namun, tidak ada batasan besaran nominal dari uang panai ini.

Hal itu biasanya tergantung dari permintaan calon mempelai perempuan. Akan tetapi, sebaiknya tidak sampai memberatkan pihak mempelai pria. Sebab, untuk urusan pernikahan sebaiknya jangan dipersulit.

Namun hal tersebut nampaknya dipandang berbeda bagi keluarga mempelai perempuan yang akhirnya gagal melangsungkan pernikahan ini. Akibat tak terima uang mas kawin kurang, keluarga mempelai perempuan memaki-maki dan menghina mempelai pria sehingga berujung pada bentrokan antar keluarga kedua mempelai saat akad nikah akan dilangsungkan di dalam Masjid Jami Khadijah, Pantai Dalam, Kuala Lumpur.

Media lokal Negeri Jiran, Kosmo mengungkapkan, kejadian bentrok di dalam masjid antar keluarga mempelai ini dipicu karena mempelai pria kurang membawakan jumlah uang mas kawin seperti yang diminta keluarga wanita.

Sebelumnya, keluarga mempelai wanita meminta uang mas kawin sebanyak sekitar Rp 50 juta, sedangkan saat itu mempelai pria baru bisa membayar Rp 25 juta. Karena mempelai pria hanya bekerja sebagai petugas keamanan dengan gaji Rp 5 juta per bulan, akhirnya mempelai pria meminta untuk membayarnya dengan sistem cicil.

Namun ia meminta agar uang hantaran tersebut dibayar secara angsuran yaitu sebanyak Rp 33 juta sebelum pernikahan dan Rp 17 juta lainnya akan dibayar usai akad nikah. Namun saat di hendak melangsungkan akad, beberapa keluarga mempelai wanita tak setuju dengan jumlah mas kawin yang kurang tersebut hingga akhirnya terjadi percekcokan.

Tak ingin berlarut-larut, keluarga mempelai pun memilih untuk meninggalkan tempat akad sebelum akhirnya dipukul oleh beberapa keluarga mempelai wanita yang berujung bentrok di dalam masjid.

“Tidak setuju dengan permintaan itu, pengantin pria bersama keluarganya memutuskan untuk meninggalkan acara akad nikah sebelum akhirnya mereka dipukul oleh salah seorang anggota keluarga pengantin wanita,” ujar salah seorang saksi mata yang tak ingin disebutkan namanya, seperti dikutip dari Brilio.net, Jumat (21/4/2017).

Suasana akad nikah pun berubah menjadi aksi memaki-maki dan perkelahian antara anggota keluarga kedua pengantin. Mempelai pria pun menyelamatkan diri saat kerusuhan itu terjadi.

Editor : Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga