Bagaimana Reaksi Megawati setelah Ahok-Djarot Keok?

8
Pilkada DKI Jakarta, Pilgub DKI, Quick Count Pilgub DKI, Ahok-Djarot, Anies-Sandi, SBY, Prabowo Subianto, Anies-Sandi Menang, Megawati Soekarno Putri, Megawati, Makassar, Sulsel, Media di Sulsel, Sulselsatu, Terkini dan Terbaru tentang Sulsel
Ketua Umum PDIP megawati Soekarnoputri saat menggelar jumpa pers pasca rilis Quick Count Pilgub DKI Jakarta, Rabu 15 Februari 2017/INILAH.com

SULSELSATU.com, JAKARTA – Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta yang diusung PDI Perjuangan bersama sejumlah partai koalisi, Basuki Tjahaja Purnama- Djarot Saiful Hidayat, kalah dalam Pilkada DKI Jakarta. Berdasarkan hasil real count KPU DKI Jakarta, Ahok- Djarot kalah telak dari pasangan Anies Baswedan – Sandiaga Uno.

Lantas, bagaimana reaksi Megawati merespons kekalahan “jagoan”-nya?

“Biasa saja,” kata Ketua DPP PDI-P Hendrawan Supratikno, seperti dikutip dari Kompas.com, Jumat (21/4/2017).

Menurut Hendrawan, Megawati menyoroti perolehan suara Ahok- Djarot yang terpaut jauh dari Anies-Sandi. Hasil final real count KPU DKI Jakarta menunjukkan bahwa pasangan Anies-Sandi memperoleh 57,95 persen suara atau dipilih 3.239.668 pemilih.

Sementara itu, Ahok- Djarot meraih 42,05 persen atau 2.350.887 suara. Padahal, pihak Ahok- Djarot memperkirakan perolehan suara tak akan selisih jauh.

“Hanya kok angkanya agak beda dari yang kami. Paling tidak dugaan kami menang-kalah kan tipis,” kata dia.

Pasca- Pilkada DKI, kini PDI-P mulai melakukan persiapan menghadapi Pilkada 2018. Ada 17 daerah yang melaksanakan Pilkada tahun depan. PDI-P akan mengusung calon gubernur sendiri di 5 daerah.

“Instruksinya sudah keluar minggu lalu untuk mulai menjaring,” ujar Hendrawan.

Editor : Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga