Panglima Perang itu Bernama: RMS

27
Ketua DPW NasDem Sulsel, H. Rusdi Masse (RMS)
Ketua DPW NasDem Sulsel, H. Rusdi Masse (RMS)

SULSELSATU.com, TAKALAR — Ada banyak peristiwa penting dalam kehidupan yang kita jalani, ada banyak sosok pemimpin hebat dalam potongan waktu tertentu, kehadiran sosok pemimpin yang diidolakan tidak memerlukan waktu yang lama dan ruang yang luas, tidak banyak pemimpin berkelas yang hadir semisal sosoknya, karena kemampuan memanfaatkan momentum yang sangat kecil, potongan waktu yang singkat mampu dieksekusi dengan sangat seksama, dia datang dan menjadi kebanggaan, dia hadir menjadi inspirasi perubahan, sosok itu adalah Rusdi Masse, kami menyebutnya the strong leader.

Sosok RMS mendekati kosakata “Pahlawan”.

Sosok RMS menjadi icon penyelamat demokrasi di Takalar, andaikata bukan dia, Kabupaten Takalar akan mencatatkan dirinya sebagai kabupaten yang miskin stok calon pemimpin, berita buruknya petahana akan melawan kotak kosong.

Sosok ketua RMS, biasa kami menyapa, adalah ketua DPW NasDem Sulsel sekaligus Bupati Sidrap aktif Dua periode.

Sejak awal jumpa, saya meyakini sosok RMS adalah sosok problem solver, sosok strong leader, sosok ficture desainer, sekaligus tipikal pengambil keputusan yang cepat, detail, cermat, dan disiplin. Keseluruhan sisi-sisi positif adalah prasyarat utama untuk menjadi pemimpin masa depan.

Sosoknya sulit di tebak, alur pikirannya susah diterjemahkan, wibawanya adalah kekuatannya, begitulah realitasnya, begitu ia meyakini pilihan politiknya mendukung Syamsari Kitta, apapun akan di terobos olehnya, seumpama Musa yang mampu mentakwil kerajaan Firaun, sosoknya pun seperti mentakwil potensi masa depan Syamsari Kitta.

#RMS
Ketua DPW NasDem Sulsel, H. Rusdi Masse (RMS)

Betapa susah sungguh di saat keseluruhan partai – partai berbondong – bondong menyerahkan rekomendasinya ke paslon petahana, RMS masih dengan santainya meraba – raba plus minus kekuatan politik Takalar dan implikasinya.

Pada kondisi genting, jelang deadline waktu pendaftaran paslon, RMS mengambil jalan setapak, jalan yang tidak biasa dilalui oleh pemimpin partai kebanyakan, think out box, “Saya memiliki hitungan sendiri, tunggu tanggal mainnya,” ujarnya santai.

Pun sebelumnya, saat saya, Makmur Mustakim, bersama Syamsari Kitta bertatap muka membincang pilkada Takalar di sekretariat Nasdem Sulsel, tidak hanya pengurus partai, wartawan, orang dekat RMS, cleaning servise dan penjaga kantor pun menaruh hormat pada ketua RMS, kami merasakan aura dari kewibawaannya, kalem tapi simpatik, sorotan matanya tajam seperti mata elang tetapi menghadirkan keteduhan saat berbincang berlama – lama di dekatnya.

Usai pertemuan dengan Syamsari, ketua RMS berangkat ke Jakarta melaporkan perkembangan Pilkada Takalar, RMS hadir mengikuti rapat Tim Tujuh DPP NasDem untuk menentukan usungan di Pilkada Takalar.

Saya mengutip pembicaraan RMS seperti penuturannya di sela diskusi terbatas di halaman rumahnya di kompleks Jalan Faisal.

“Saya menghadiri rapat Tim Tujuh DPP NasDem di Jakarta, terkait rekomendasi partai untuk Pilkada Takalar, satu per satu dimintai tanggapan, beberapa tim menyatakan argumentasinya dengan luwes, pak victor, ibu Jannetta dan sebagainya.”

“Ibarat paduan suara, semua memainkan ritme yang sama mendukung HB-HN (H. Burhanuddin Baharuddin – H. Natsir Ibrahim) di pencalonan Pilkada Takalar, Dua – duanya incumbent, hasil surveinya sangat tinggi, didukung oleh Sembilan partai,” cerita RMS.

Terus apa kelanjutanya pak ketua ?, saya bertanya memecah kesunyian di malam dini hari itu, ketua RMS tersenyum tipis sambil meneguk minuman hangat di jemari kanannya.

“Saya hanya diam, ya diam,! Saat Ketua Tim Tujuh mempersilahkan saya bicara, saya baru angkat bicara,”.

Sebelum kita putuskan kita bertanya dulu ke penguasa Sulsel, bagaimana tanggapannya kakak ketua RMS ?,” tanya Tim Tujuh.

Penulis: Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Takalar, Haeril Anwar

Editor : Kink Kr

Rekomendasi Berita

Baca Juga