Kisruh Lahan Unanda, Bupati Luwu Siapkan Lahan Alternatif

17
Kisruh Lahan Unanda, Bupati Luwu Siapkan Lahan Alternatif
Kisruh Lahan Unanda, Bupati Luwu Siapkan Lahan Alternatif

SULSELSATU.com, LUWU – Bupati Luwu, Andi Mudzakkar, berharap pihak kampus Universitas Andi Djemma, Palopo, memberikan waktu pada masyarakat untuk memanen padi yang sudah terlanjur mereka tanam. Hal tersebut ditegaskan Bupati Luwu, menanggapi kericuhan yang terjadi antara Satuan Polisi Pamong Praja dan warga di Desa Karetan, beberapa waktu lalu, saat berlangsungnya upaya pengosongan lahan milik Pemerintah yang telah dihibahkan pada pihak Universitas Andi Djemma, Palopo.

“Kita sesalkan kalau sampai berujung ricuh, harusnya semua pihak bisa menahan diri dan bicarakan masalah ini dengan baik-baik. Saya juga meminta Unanda, bisa menunggu sampai padi yang sudah terlanjur ditanam selesai dipanen,” kata Andi Mudzakkar, di rumah jabatan Bupati Luwu, belum lama ini.

Cakka, sapaan akrab Andi Mudzakkar, juga mengaku punya lahan alternatif jika misalnya kisruh lahan di Walenrang, menemui jalan buntu. Solusi yang ditawarkan Cakka untuk Unanda, ada di wilayah Belopa. Menurut Cakka, ada warga punya lahan sekitar 30 hektar di daerah pesisir pantai, bisa dijadikan lokasi pembangunan kampus Unanda.

“Kalau Unanda bersedia, kita bisa bantu menyediakan lahan di daerah lain, surat-surat tanahnya lengkap dan tidak ada masalah,” ujarnya.

Ditemui terpisah, Kapolres Luwu, AKBP Ahmad Yanuari Insan, mengatakan, pihaknya siap mengawal proses pengosongan lahan di Walenrang. Hanya saja kata Ahmad, sejauh ini dia belum mendapat informasi kelanjutan dari masalah tersebut.

“Belum ada informasi lanjutan yang kami peroleh, yang pasti jika ada upaya pengosongan lagi, saya yang akan pimpin langsung pasukan,” kata Ahmad.

Penulis : Haswadi

Editor : Kink Kr

Rekomendasi Berita

Baca Juga