Yorrys Sebut Setnov Hampir Pasti Jadi Tersangka

10

SULSELSATU.com, JAKARTA – Kasus dugaan korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) yang menyeret sejumlah nama pejabat negeri ini, langsung membuat Partai Golkar oleng. Apalagi nama Ketua Umum Golkar Setya Novanto (Setnov) disebut-sebut ikut terlibat dalam dugaan mega korupsi e-KTP.

Kader Partai Golkar Yorrys Raweyai mengatakan akibat nama Setnov disebut-sebut terlibat dalam mega korupsi e-KTP, membuat internal partai berlambang pohon beringin tersebut melakukan konsolidasi internal guna menyelamatkan partai.

“Kita sedang konsolidasi internal melihat dinamika proses ketua umum. Apalagi hari Rabu kemarin terbuka, enggak usah bangun alibi praduga tak bersalah. Jadi gimana Golkar selamatkan partai,” kata politisi Partai Golkar, Yorrys Raweyai, dalam diskusi bertajuk Partai Politik dan Budaya Korupsi, di Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (24/4/2017) yang dikutip dari INILAHCOM.

Menurut Yorrys, saat ini seluruh unsur Partai Golkar mulai dari Dewan Pembina, Dewan Kehormatan, DPP tingkat 1 dan 2, Dewan Pakar telah menyatakan dukungan terkait langkah konsolidasi menyelamatkan partai. Mengingat Partai Golkar akan menghadapi proses Pilkada pada tahun 2018, dan Pemilu Legislatif serta Pemilu Presiden 2019.

“Ketua Umum hampir pasti jadi tersangka. Golkar ambil sikap proaktif untuk selesaikan ini demi partai. Kita sedang mewacanakan dengan berbagai langkah landasan yang aturannya terikat dengan perundang-undangan,” tandasnya.

Editor : Ihwan Fajar

Rekomendasi Berita

Baca Juga