Peringati Hari Bumi, Mapala UMI Lakukan Aksi Nyata

15

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Muslim Indonesia (Mapala UMI) kembali melakukan aksi nyata untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap planet yang ditinggali oleh seluruh mahluk hidup yaitu bumi.

Aksi nyata ini masih dalam rangkaian peringatan Hari Bumi yang jatuh pada tanggal 22 April kemarin. Aksi ini berupa penanaman pohon di Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung (TN-Babul) Kabupaten Maros-Pangkep yang juga melibatkan penduduk setempat.

Selain penanaman 100 bibit pohon di area Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung. Anggota Mapala UMI juga turun langsung melakukan aksi bersih di sepanjang jalur pendakian di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep.

Dewan senior Mapala UMI, Ahmad Lubis, yang turut hadir di lokasi mengatakan bahwa tujuan utama aksi nyata ini, agar meningkatkan kesadaran dan kepedulian pada diri sendiri terhadap lingkungkan sekitar.

“Hari Bumi adalah hari pengamatan tentang bumi yang dicanangkan setiap tahun yang jatuh pada tanggal 22 April. Mapala UMI yang berkiprah di kepecintaan Alam merasa sangat perlu berperan andil dalam hal tersebut,” kata Ahmad yang juga merupakan angkatan Badai Belantara (BBR) Mapala UMI Makassar.

Ditempat yang sama, Ketua Umum Mapala UMI Makassar, Anriadi mengatakan, bahwa peringatan hari bumi kali ini, mengambil tema “Aksi Bersih Sampah dan Penanaman Bibit Pohon” yang berlangsung selama 3 hari, terhitung sejak Sabtu 22 April -hingga Senin, 24 April 2017.

“Kami bersama pihak Balai TN-Babul, bersama-sama ikut melakukan penanaman pohon. Dan mereka pun merespon baik dan mendukung sepenuhnya kegiatan ini. Dan kedepannya kami berharap semoga bisa bekerja sama lagi untuk aksi seperti ini,” Beber Anriadi.

Sementara itu, Penanggung Jawab Lapangan Aksi Bersih, Marjudin mengungkapkan jika aksi bersih dan tanam pohon tersebut diikuti sekitar 40 orang anggota Mapala UMI yang dibagi menjadi beberapa tim. Mereka di sebar ke beberapa post pendakian.

“Tiap tim dibekali polybag (kantong sampah). Kami memungut sampah yang tertinggal di jalur pendakian menuju puncak dan ditiap shelter-shelter,” kata Marjudin.

Marjuddin juga mengungkapkan jika sampah yang dikumpulkan pun nantinya akan diserahkan langsung ke pihak TN-Babul.

Penulis : Habib Rahdar
Editor : Ihwan Fajar

Rekomendasi Berita

Baca Juga