Idrus Marham Tepis Isu Munaslub

18

SULSELSATU.com, JAKARTA – Kasus dugaan korupsi pengadaan Kartu Tanda Pendudukan berbasis elektronik (e-KTP) yang menyeret nama Ketua Umum Golkar sekaligus Ketua DPR RI Setya Novanto benar-benar menguji Partai Golkar.

Bahkan isu akan adanya Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar kembali berhembus jika Setnov nantinya akan ditetapkan sebagai tersangka.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Idrus Marham menegaskan, meski sang Ketua Umum kini dililit persoalan hukum, seluruh elemen Partai Golkar tidak pernah berpikir untuk menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub).

“Kami sampaikan ke masyarakat lewat kalian (media) bahwa sampai saat ini tidak ada pikiran-pikiran untuk lakukan Munaslub,” tegasnya di Kantor DPP Partai Golkar, Selasa (25/4/2017).

Ia bahkan menyatakan dalam kondisi seperti ini seluruh kader Partai Golkar semakin solid untuk menyatakan dukungan kepada Setya Novanto.

“Bahkan di pertemuan sebelumnya ada rapat konsultasi nasional, semua menyatakan mendukung sepenuhnya kepemimpinan pak Setya Novanto,” tegasnya.

Menurutnya ada sejumlah alasan yang jadi dasar kader justru semakin kuat mendukung kepemimpinan Novanto. Salah satunya prestasi politik yang diraih Ketua DPR RI ini.

“Alasannya pertama dalam jangka waktu singkat prestasi politik Setya Novanto sangat bagus. Di mana kurang lebih 10 bulan sudah kunjungi hampir semua DPD. Selain itu di pilgub 2017 tempatkan Golkar pemenang terbanyak 48 tempat. Ini prestasi luar biasa,” tandasnya.

Editor : Ihwan Fajar

Rekomendasi Berita

Baca Juga